oleh

Seorang Satpam Tewas Mengenaskan

 

PEKANBARU (HR)-Diduga kurang konsentrasi ketika hendak mendahului truk yang berada di depannya, Franudin Tafonao harus menjemput ajal saat melintas di Jalan Siak II, Jalur Timur, sekitar Bundaran Celengan, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (14/5) pukul 07.30 WIB.

Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai satpam itu tewas mengenaskan di TKP setelah ditabrak oleh truk yang hendak didahuluinya tersebut.

Ironisnya, supir truk yang menabrak korban enggan bertanggung jawab dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Menurut Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, peristiwa laka itu sendiri berawal ketika korban mengendarai sepeda motor Vixion BM 5200 QF di Jalan Siak II Jalur Timur datang dari utara menuju selatan. Namun sesampainya di dekat bundaran Tugu Celengan, sepeda motor yang dikendarai oleh korban bertabrakan dengan truk yang hendak didahuluinya dari sebelah kiri.

“Penyebab laka diduga karena korban tidak hati-hati dan tidak konsentrasi pada saat mendahului kendaraan lain yang berada di depannya dari arah sebelah kiri serta tidak memiliki ruang gerak yang cukup sehingga terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Akibat tabrakan tersebut, sambung Budhia, korban mengalami luka fatal di bagian kepala, lalu luka robek di tangan kanan dan akhirnya meninggal dunia di TKP. Semanatara jenazah korban sendiri sudah dibawa ke RSUD Arifin Ahmad untuk menunggu dijemput pihak keluarganya. “Untuk supir truknya masih dicari karena lari dari TKP saat kejadian,” tutupnya.(rtc)

Comments

News Feed