oleh

Wagubri: Pembangunan Rutan Siak Kewajiban Menkum HAM

Pekanbaru (HR)-Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, mendukung langkah Kementrian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Menkum HAM), yang akan membangun kembali rumah tahanan (Rutan) kelas IIB Siak, pasca kerusuhan dan pembakaran Rutan minggu lalu.

Menurut Gubri, pembangun kembali rutan tersebut merupakan kewajiban dan Kemenkumham HAM, untuk menampung kembali narapidana yang semula berada di Rutan kelas IIB Siak, diman saat ini penghuni rutan di titipkan sementara di beberapa Rutan dan lapas yang ada di Riau.

“Itu kewajiban mereka untuk membangun kembali, tapi memang faktanya sulit Unum memenuhi semua lapas yang ada untuk menampung. Lapas tidak ada yang sesuai dan semua over kapasitas,” ujar Wagubri, Selasa (14/5), di Kantor Gubernur Riau.

Disinggung mengenai keinginan Menkum HAM, Yasona Laoly, meminta bantuan Pemerihtah Provinsi Riau untum ikut andil membantu pembiayaan pembangunan Rutan kelas IIB, yang sudah tidak lagi di huni. Jenderal bintang satu ini mengatakan, pada prinsipnya Pemprov Riau mendukung, karana apa yang dijalankan oleh Kemenkum HAM merupakan langkah yang baik.

“Keinginan itu hal yang biasa, dan keinginan itu hal yang baik apapun hal yang baik kita dukung. Tapi kita lihat kemampuan kita sampai dimana untuk membantu,” kata Wagubri Edy Natar.

Sebelumnya, Menkum HAM, Yassona Laoly, meninjau kondisi Lapas Siak, bersama Gubernur Riau, Syamsuar, pasca terjadinya kericuhan yang akibatnya seluruh rungan dan kamar Rutan yang hangus, tidak memungkinkan dihuni kembali ratusan warga binaan.

Yasonna Laoly, mengatakan akan segera lakukan langkah perbaikan. Dan kejadian kerusuhan serta pembakaran Rutan tidak layak ditempati oleh 648 warga binaan. Mentri meminta kepada Gubernur Riau, Syamsuar, untuk menyumbangkan dana pemda setempat untuk pembangunan Rutan.

Sementara, Gubernur Riau, Syamsuar, saat dikonfirmasi, tidak ingin menjawab hasil kunjungan di Lapas IIB Siak, Gubri juga tidak ingin mengomentari terkait dengan semakin penuhnya lapas di Riau, dan perlu ada pembangunan lapas yang baru. Menurut Gubri penuhnya lapas di Riau merupakan tanggungjawab Kanwil KumHAM.
“Ndak tau saya itu, kebijakan Kanwil, bukan kita,” tegas Gubri Senin kemarin.(nur)

Comments

News Feed