oleh

Kendaraan Parkir di Lajur Sepeda Ditertibkan

PEKANBARU (HR)- Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, akhirnya menertibkan kendaraan parkir di lajur sepeda Jalan Diponegoro, Rabu (15/5). Pantaun di lokasi, meski sudah menyiapkan satu unit kendaraan derek, namun hingga akhir kegiatan tak satupun kendaran yang dilakukan penderekan. Sebab pemilik berinisiatif memindahkannya terlebih dahulu.

Kedatangan petugas Dishub sempat membuat mahasiswa Fakultas Kedokteran UNRI yang tak lain merupakan pemilik kendaraan kocar-kacir. Mereka berlarian ke luar area kampus untuk memindahkan kendaraanya. “Iya tadi Satpam bilang, ada orang Dishub mau derek mobil parkir di luar kalau tak segera dipindahkan,” kata salahseorang mahasiwa meminta namanya tak ditulis.

Kepala UPT Parkir Dishub Kota Pekanbaru, Khairunnas, mengatakan persoalan kendaraan parkir di lajur sepeda sudah menjadi keluhan masyarakat sejak lama. “Hari ini kita menertibkan kendaraan yang terparkir di depan Fakultas Kedokteran UNRI, di depan RSUD Arifin Achmad dan di depan Persada Bunda,” katanya.

Ia menambahkan, sebelum penertiban dilakukan pihaknya sudah melayangkan surat ke Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Umum Arifin Achmad, sebanyak tiga kali. “Sudah kita layangkan surat, tiga kali,” tegas dia.

Ke depan, jika masih didapati kendaraan parkir di lajur sepeda, Dishub tak segan lagi mendereknya. “Kita akan awasi terus dengan patroli 3 shift,” tutupnya. Terkait persoalan sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Umum Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi, mendukung OPD terkait baik dari Dinas Perhubungan maupun pihak Kepolisian, memberlakukan tindakan atau sanksi apapun terhadap kendaraan-kendaran yang masih parkir di lajur sepeda. Sekalipun pemilik kendaraan merupakan staf atau pegawai dari rumah sakit yang dia pimpin.

“Rumah sakit ini kan luas, jadi untuk area yang di luar itu bukan kawasan kita, kami sudah larang orang agar tidak parkir di situ (lajur sepeda-red). Tapi untuk eksekusinya tentu dari dinas terkait, masalah ini kita serahkan saja kepada instansi terkait, tindak saja sekalipun pemilik kendaraan seorang staf atau pegawai di RSUD. Kalau memang mau diderek, silahkan saja, biar mereka sadar kalau di situ tidak boleh parkir,” tegas Nuzelly, waktu itu.(her)

Comments

News Feed