oleh

Meranti Masih Ajukan Anggaran Pembangunan IKM Sagu Meranti

MERANTI (HR)-Kabupaten Kepulauan Meranti masih mengajukan anggaran pembangunan Sentra IKM Sagu di Kecamatan Tebingtinggi Timur. Untuk pembangunan tahap akhir tahun 2020, rencananya anggaran yang diajukan sebesar Rp9 miliar.

Kabid Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Koperasi Usaha Kecil Menengah (DisdagperinkopUKM) Kepulauan Meranti Marwan mengatakan, pembangunan Sentra IKM Sagu senilai lebih kurang Rp50 miliar itu dilaksanakan dalam tiga tahap.

“Akan dibangun dalam tiga tahap. Tahap pertama telah dimulai tahun lalu (2018-red),” kata Marwan.

Tahap pertama selesai dibangun tahun 2018 dengan anggaran bersumber dari dana DAK (Kementerian Perindustrian) sebesar Rp20.799.620.000 meliputi beberapa item. Di antaranya, ruang produksi dua unit, dermaga satu unit, ruang ginset satu unit, ruang ipag satu unit, jalan beton satu unit, ikm sagu kering satu unit, gudang sagu basah satu unit dan gudang sagu kering satu unit.

Kemudian mesin peralatan sentra IKM satu paket untuk IKM sagu telor, IKM kerupuk sagu, IKM sagu rendang mutiara, IKM kue-kue sagu, IKM mie sagu instant, IKM mie sagu basah, IKM sagu beras, dan IKM kerajinan kulit atau uyung sagu.

Kasi Industri Logam Mesin Eletronika Aneka dan Kerajinan Miftah SE menambahkan, untuk tahap dua tahun ini telah disetujui anggaran sebesar Rp19.336.490.000. Dengan anggaran itu, akan ada pembangunan fisik, pembelian mesin dan peralatan penunjang lainnya.

Sementara untuk tahap tiga, tahun 2020, kembali dianggarkan sebesar lebih kurang Rp9 miliar untuk pembangunan pagar, kantin, mushalla dan sebagainya. Tahap tiga ini merupakan finishing dari semua pembangunan IKM Sagu Meranti itu.

Kata Miftah, jika pembangunan pada tahun ini selesai, maka IKM Sagu Meranti itu sudah bisa beroperasi.

“Tahun ini Sentra IKM Sagu itu sudah bisa beroperasi. Tahap tiga tahun 2020 itu hanya finishingnya saja,” ujarnya.

Dijelaskan, perjuangan untuk mendapatkan IKM Sentra Sagu itu telah dimulai sejak tahun 2014. Setelah berusaha keras, barulah disetujui dan dibangun mulai tahun 2018. Pembangunan IKM Sagu Meranti tersebut sebelumnya telah melalui kajian oleh Kementerian Perindustrian dengan dasar pola pengembangan sentral industri kecil menengah. Di sini, aktivitas IKM ditunjang dengan kelistrikan sebesar lebih kurang 415 kVA yang bersumber dari PLN dan ginset.(int/mel)

Comments

News Feed