oleh

Warnet yang Buka Hingga Dini Hari Kena Razia Satpol PP Pekanbaru

PEKANBARU (HR)- Sejumlah pengelola warung internet (warnet) di Kota Pekanbaru masih saja membandel di bulan Ramadhan 1440 H. Petugas Satpol PP Kota Pekanbaru masih mendapati warnet buka hingga dinihari.Puluhan petugas menyisir sejumlah warnet hingga, Rabu (15/4) dinihari.

Hasilnya ada sejumlah warnet kedapatan masih beroperasi melewati jadwal operasional pada bulan Ramadhan 1440 H. Pengelola warnet dan game centre mestinya cuma beroperasi dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Hal ini sesuai dengan Instruksi Walikota Pekanbaru tentang kegiatan selama Ramadhan 1440 H.

Faktanya hingga Rabu dinihari pengunjung warnet masih ramai. Petugas langsung membubarkan para pengunjung. Mereka juga menutup langsung warnet.

Petugas juga memasangi stiker bertulis bahwa tempat usaha ini dalam pengawasan tim yustisi Pemerintah Kota Pekanbaru. Mereka diimbau untuk tidak buka melewati jadwal operasional Ramadan. “Kami juga amankan sementara properti warnet. Sebab masih membandel,” jelas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu.

Menurutnya, kedatangan petugas pada Rabu dinihari adalah bentuk peringatan terakhir. Mereka yang tetap buka terancam kena segel tempat usahanya. “Kami juga sita sejumlah properti lainnya di warnet. Bahkan warnet itu bisa saja dicabut izinnya,” tegasnya.

Agus menyampaikan ada 20 personel yang ikut dalam razia kemarin. Mereka menyisir sejumlah warnet di Jalan Durian, Jalan Sigunggung, Jalan Jati dan Jalan Kulim. Razia ini adalah giat rutin selama bulan suci. Para personel yang jaga malam bertugas memantau aktivitas warnet hingga tempat hiburan.

Giat ini adalah upaya menjaga ketertiban umum selama Ramadan. Agus mengimbau agar pemilik usaha mematuhi instruksi walikota yang sudah disebar sejak awal Ramadhan. Masyarakat yang punya informasi tempat hiburan melanggar instruksi bisa melaporkan ke Satpol PP Pekanbaru.(tpc)

Comments

News Feed