oleh

BNN Kembali Sita Narkotika Dalam Jumlah Besar di Riau

PEKANBARU (HR)-Empat orang diamankan karena diduga terlibat penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 50 kilogram dan 23 butir pil ekstasi. Dua orang diantaranya, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Pengungkapan itu dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat di Kota Dumai. “Saya membenarkan penangkapan di Dumai,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun, Minggu (19/5).

Pengungkapan itu dilakukan berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat yang menyatakan akan adanya transaksi narkotika dalam jumlah besar di wilayah Dumai pada Jumat (17/5). Berangkat dari informasi itu, petugas dari BNN Pusat langsung melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan diketahui bahwa akan ada narkotika jenis sabu diselundupkan  melalui jalur laut dari Malaysia sudah masuk ke Dumai. Barang Haram itu akan diserahterimakan oleh dua orang laki-laki yang dicurigai mengendarai mobil Fortuner warna putih.

Tim kemudian berupaya untuk menghentikan dan memeriksa mobil tersebut, namun berusaha melarikan diri sehingga terjadi kejar mengejar. Petugas berupaya menghentikan dengan tembakan peringatan dan menutup jalan dengan kendaraan truk.

Namun, oleh pelakunya, tetap berupaya melarikan diri dengan menabrak mobil petugas. Melihat hal itu, petugas melakukan penembakan terarah ke mobil tersebut dan berhasil dihentikan  di Jalan Arifin Ahmad, Kota Dumai.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan isi kendaraan. Di sana ditemukan barang bukti yang diduga narkotika sebanyak 50 bungkus sabu-sabu, dan ekstasi yang diperkirakan berjumlah 23 ribu butir, yang disembunyikan dalam 4 jerigen.

Saat itu, petugas juga mengamankan 3 orang. Yaitu masing-masing berinisial, Ro, Ha yang mengalami luka tembak di bagian paha, dan Iw yang mengalami luka tembak di kaki.

Dari keterangan tiga pelaku, bahwa mereka dikendalikan oleh pelaku lainnya, berinisial Ra. Atas informasi itu, berhasil ditangkap di rumahnya pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 04.00 WIB.

Selanjutnya petugas membawa barang bukti dan tersangka ke BNNK Dumai, dan selanjutnya dibawa ke BNN Pusat. “Kasusnya sedang pengembangan oleh BNN RI,” pungkas AKBP Haldun.

Sebelumnya, BNN Pusat juga berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika di Riau dalam jumlah besar. Seperti yang dilakukan pada akhir April 2019 lalu.

Saat itu, petugas mengamankan tiga orang pelaku masing-masinh berinisial R, F, dan P, dan menyita sabu-sabu seberat 50 kilogram. Pengungkapan itu dilakukan di pelabuhan buruh, Indragiri Hilir (Inhil).(dod)

Comments

News Feed