oleh

Zulfan : Warga Mesti Jaga Kebersihan

PEKANBARU (HR)- Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat. Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz meminta agar warga menggalakkan gotong royong dan menjaga kebersian lingkungan.

Hal itu disampaikannya saat ditemui Haluan Riau, Senin (20/5). “Penyakit ini bukan hal yang sepele,” kata Zulfan.
Diterangkannya, dari data yang diperoleh jumlah warga yang terserang Demam Berdarah Dengeu (DBD) mencapai 203 kasus.
Terbanyak terjadi di Kecamatan Sukajadi, yaitu 34 kasus, disusul Kecamatan Payung Sekaki 31 kasus, walaupun belum ada korban meninggal dunia, namun penyakit ini harus tetap diwaspadai karena bisa menyerang siapa saja.

Kecamatan lain yang terserang DBD juga terbilang tinggi, yakni Kecamatan Tampan 31 kasus, Marpoyan Damai 26 kasus, Tenayan Raya 16 kasus, Bukit Raya 13 kasus, Sail dan Senapelan 11 kasus, Rumbai Pesisir dan Lima Puluh 10 kasus, Rumbai 9 kasus dan Kota Pekanbaru dengan jumlah terkecil 4 kasus.

Disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota, agar tidak terjangkit penyakit DBD, warga diminta harus menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal supaya tidak ada tempat untuk nyamuk berkembang biak. Caranya, yakni mengurangi tempat penampungan air, menutup rapat hingga mengubur botol ataupun kaleng bekas agar nyamuk tidak berkembang biak.

Tidak hanya dapat menjangkit DBD, Nyamuk Aedes Aegypti juga dapat menularkan virus Chikungunya, dan Zika. Nyamuk ini sangat berbeda kebiasannya dengan nyamuk got.

Nyamuk ini sangat menyukai aroma tubuh manusia, sehingga habitatnya berada di sekitar manusia, seperti kolong tempat tidur, tirai jendela, bahkan dalam lemari, sehingga pencegahan dengan cara Fongging tidak begitu efektif.

Menurut Zulfan, fongging yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru maupun masyarakat tak efektif, karena dilakukan di luar rumah. Selain itu, kebiasan Nyamuk Aedes Aegypty hanya aktif sekitar pukul 08.00-10.00 WIB dan 15.00-17.00 WIB. Pada malam hari, nyamuk dengan garis hitam-putih di tubuhnya itu akan beristirahat.(mal)

Comments

News Feed