oleh

Gagalkan Penyelundupan 77 Ribu Ekor Baby Lobster di Dumai, Polda Amankan Seorang Pelaku

PEKANBARU (HR)-Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggagalkan upaya penyelundupan 15 kotak berisi belasan ribu bibit lobster di perairan Sungai Raja, Kota Dumai. Bersama itu, turut diamankan seorang pelaku.

Ada juga jenis lobster yang disita. Total nilainya diperkirakan lebih Rp11,5 miliar.

“Jenis pertama yang paling mahal adalah Mutiara, dan satu lagi Pasir. Jumlah seluruhnya mencapai 77 ribu ekor dengan kerugian negara Rp11,5 miliar,” ujar Direktur Polisi Air (Dir Polair) Polda Riau, Kombes Pol Badarudin, Jumat (24/5).

Diterangkannya, pengungkapan itu dilakukan di perairan Kota Dumai pada Kamis (23/5) kemarin. Pengungkapan berawal dari kegiatan patroli rutin Polisi Air menggunakan kapal nomor lambung 308 yang dikemudikan oleh Capt Donal.

Saat patroli itu, satu unit kapal kayu bermesin atau juga dikenal sebagai pompong tanpa nama mencurigakan berlayar di sekitar tempat kejadian perkara. Petugas pun langsung melakukan pengejaran. Tak butuh waktu lama, kapal berhasil disergap di perairan Sungai Sembilan.

“Pada saat pemeriksaan, petugas berhasil menangkap seorang pelaku yang tidak lain merupakan nakhoda kapal berinisial Am alias Ijal (35),” kata Badarudin.

“Sementara seorang pelaku lainnya berinisial ME alias Edo, yang teridentifikasi sebagai pemilik baby lobster itu kabur dengan menceburkan diri ke laut seketika kedatangan petugas,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bayi lobster bernilai tinggi itu diduga kuat berasal dari wilayah Banten atau Jawa Barat (Jabar). Benih itu kemudian dibawa melalui jalur darat melintasi sejumlah provinsi seperti Lampung, Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi hingga ke Riau.

Sesampai di Riau, pelaku kemudian membawanya ke Kota Dumai untuk kemudian diselundupkan ke Malaysia. “Provinsi Riau hanyalah perlintasan penyelundupan. Kalau asalnya kita duga dari wilayah Pulau Jawa dan dari Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Pekanbaru Eko Sulistyanto mengatakan, hasil selundupan yang berhasil digagalkan pihak kepolisian itu akan segera dilepas liarkan di Provinsi Yogyakarta, sore hari ini.(dod)

Comments

News Feed