oleh

Vonis Tiga Oknum ASN Terdakwa Drainase Lebih Rendah Dibandingkan Tuntutan Jaksa

PEKANBARU (HR)-Tiga terdakwa dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) dalam perkara dugaan korupsi pembangunan drainase Paket A di Kota Pekanbaru, divonis lebih rendah dari tuntutan Jaksa. Hal itu berbeda dengan dua terdakwa dari kalangan swasta.

Ketiga terdakwa itu adalah Ichwan Sunardi, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Rio Amdi selaku ‎Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan Windra Saputra selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja)‎.

Ketiganya menjalani divonis bersalah pada sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Jumat (24/5). Pembacaan vonis itu disampaikan majelis hakim yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu.

Oleh hakim, ketiga terdakwa dinyatakan bersalah dan melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Ichwan Sunardi, selama 1 tahun dan 4 bulan. Terdakwa juga dibebankan untuk membayar denda sebesar Rp50 juta atau subsidar 3 bulan,” ujar Hakim Ketua dalam amar putusannya.

Sementara dua terdakwa lainnya, Rio dan Windra divonis masing-masing selama 14 bulan penjara. Mereka juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp50 juta atau subsider 3 bulan kurungan.

Menanggapi putusan itu, ketiga terdakwa menyatakan pikir-pikir untuk menentukan sikap, menerima atau menolak putusan tersebut. Masa pikir-pikir itu adalah selama 1 minggu. Hal yang sama juga disampaikan Jaksa.

Sebelumnya, ‎terdakwa Ichwan Sunardi, Rio Amdi dan Windra Saputra, dituntut dengan pidana penjara masing-masing 1 tahun 8 bulan. Ketiga terdakwa juga dibebankan membayar denda masing-masing sebesar Rp50 juta, atau subsidair 6 bulan kurungan badan.‎

Sebelumnya, majelis hakim telah menjatuhkan vonis kepada dua terdakwa lainnya. Mereka adalah Sabar Jasman, Direktur PT Sabarjaya Karyatama selaku rekanan, dan Iwa Setiady dari CV Siak Pratama Engineering selaku konsultan pengawas. Vonis keduanya sama dengan tuntutan Jaksa.(dod)

Comments

News Feed