oleh

Gubri Geram, PLN Padam Hingga Malam Puncak Waisak Nasional

BANGKINANG (HR)-Jika ada penilaian pelaksanaan Waisak Nasional Keluarga Buddhayana Indonesia 2563 BE /2019, tidak berjalan sukses maka PLN yang harus bertanggung jawab. Soalnya, sejak sore hingga malam hari listrik padam.

Gubernur Riau Syamsuar, bukan main geram dengan kondisi listrik yang padam. Orang nomor satu ini di Bumi Lancang Kuning itu kecewa karena sejak dia berbuka puasa bersama Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, sudah bergelap-gelapan hingga malam puncak Waisak Nasional, Sabtu (25/5) kemarin.

BACA : Perayaan Waisak Nasional di Riau, Ada Asa Peningkatan Ekonomi Masyarakat

“Ini ivent nasional. Tidak seharusnya listrik padam. Riau sebagai tuan rumah pada kegiatan ini sudah memberi pelayanan yang terbaik, seharusnya begitu juga dengan pihak PLN,” ungkap Syamsuar.

Rasa kecewa terhadap PLN yang padam juga diungkapkan Adi, warga setempat. Katanya, sebagai masyarakat Kampar sangat menyambut baik adanya kegiatan Waisak Nasional ini. Tapi, kegiatan ini tercoreng dengan ulah PLN.

“Kami di Desa Muara Takus ini sudah sering menghadapi listrik padam pada saat berbuka. Sebenarnya kami berharap pada kegiatan Waisak Nasional ini janganlah listrik padam. Kenyataannya, listrik padam,” ucap Adi kesal.

Karenanya Adi berharap agar Gubernur Riau mengevaluasi kinerja PLN. “Jika perlu copot Kepala PLN itu,” pinta Adi.

Malam puncak Waisak Nasional dan Candi Muara Takus ini ditandai dengan pelepasan 2 ribu lampion. Untuk melangkah ke tempat pelepasan lampion, Gubernur Riau dan Bupati Kampar terpaksa ditatih dengan menggunakan lampu handphone dari Walpri. Hingga pukul 22.00 WIB, listrik masih saja padam.(rls/dod)

Comments

News Feed