oleh

Berdalih Tempat Latihan Atlet Biliar selama Ramadan, Arena Kuantan Dipenuhi Pengunjung Umum

PEKANBARU (HR)-Berdalih menjadi tempat Pelatihan Daerah (Pelatda) biliar dalam rangka persiapan menghadapi Porwil 2019 di Bengkulu dan PON Papua 2020, Arena Billiard Pool & Cafe malah dipenuhi pengunjung umum. Bahkan Arena beroperasi hingga pukul 01.00 WIB selama bulan Ramadan.

Beroperasinya arena biliar yang beralamat di Jalan Kuantan Raya, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru itu bertentangan dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Pekanbaru Nomor : 377 tahun 2019 tanggal 3 Mei 2019 tentang Pengaturan Waktu Operasional Tempat Usaha Selama Bulan Ramadan 1440 H.

Meski dalam SE tersebut tidak menyebutkan secara khusus, namun dalam beberapa kali kesempatan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Pekanbaru kerap melakukan razia di tempat arena biliar. Seperti yang dilakukan Satpol PP di Billiard Centre Pengrov POBSI Riau Jalan HR Soebrantas belum lama ini.

Dikonfirmasi hal ini, Syafri selaku Leader/Penanggungjawab Arena Billiard Pool & Cafe, mengaku pihaknya telah mendapat izin terkait beroperasinya tempat tersebut selama bulan Ramadan. Malah izin tersebut diberikan sejak siang hari hingga pukul 01.00 WIB.

“Izinnya, kalau siang bukanya untuk meja 4,5 dan 6. Mereka (atlet billiar, red) bebas main sampai berapa jam. Sampai malam juga. Mereka bebas main,” ungkap Syafril kepada haluanriau.co, Senin (27/5) malam.

Ternyata tidak hanya atlet saja. Syafri mengaku, izin tersebut juga berlaku untuk pengunjung umum. “Di sini kami tidak diberi batasan. Untuk yang sini (enam meja,red) untuk kelas internasional. Kalau yang sini (16 meja sisanya,red) untuk umum,” kata dia.

“Kami buka sampai jam 1 (dini hari),” sambungnya.

Adapun izin yang dikantongi, sebutnya, berasal dari Polresta Pekanbaru, dan Satpol PP. “Izin yang dipegang, aku bisa jawab. Itu dari Polresta juga, Satpol PP juga. Setahu aku itu,” kata dia.

Tidak hanya itu, ternyata VIP Room di sana juga beroperasi. Bahkan saat ditinjau ke sana, VIP Room tersebut dalam keadaan penuh. “Yang di room setengah satu kami harus close. Wajib close,” imbuhnya seraya mengatakan jika pengunjung umum dikenakan tarif seperti biasa.

“Pengunjung umum dikenakan tarif biasa. Kalau siang perjamnya Rp20 ribu. Kalau malam kami Rp40 ribu,” sebut Syafri.

Dalam kesempatan itu, dia juga membantah jika pihaknya menjual minuman beralkohol (minol). Hal itu bertolak belakang dengan informasi yang diperoleh, dimana mereka menjual minol yang disajikan di dalam teko.

“Kami tidak menjual minuman beralkohol. (Dimasukkan dalam teko) tidak ada,” tegas Syafri membantah.

Pantauan di lapangan, memasuki Arena Billiard, terpajang dua buah spanduk. Pertama bertuliskan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1440 H/2019 M, dan Selamat Berlatih Kepada Seluruh Atlet Billiard Riau dalam Persiapan Menghadapi Porwil Bengkulu 2019 & Pra PON PAPUA 2020 di Jakarta.

Spanduk kedua bertuliskan, Dispora Riau, KONI Riau, POBSI Riau mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dan Selamat Berlatih kepada Seluruh Atlet Riau. Sukses dan Berprestasi.

Masuk ke dalam, juga terlihat sebuah spanduk terpasang, dan bertuliskan ‘Arena Tempat Pelatda Billiard dalam rangka persiapan menghadapi Porwil 2019 di Bengkulu dan PON Papua 2020’. Arena bertanding juga dipenuhi asap rokok dari pengunjung.(dod)

Comments

News Feed