oleh

Mendekati Idul Fitri, Penjualan Kue Lebaran Masih Sepi dari Pembeli

PANGKALAN KERINCI (HR)-Jelang Lebaran Idul Fitri 1440 H, terlihat banyak bermunculan pedagang musiman di kawasan inti kota Jalan Maharaja Indra atau Jalan lintas Timur dan Jalan Akasia, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Terlihat para pedagang musiman ini cukup membludak, namun berbanding terbalik dengan minimnya pembeli. Hal inilah yang dikeluhkan para pedagang tersebut.

Nurhafni (35) salah seorang penjual kue lebaran yang berhasil ditemui haluanriau.co di lokasi jualannya di Jalan Lintas Timur mengaku, penjualan jauh berbeda dengan tahun lalu.

Padahal kue lebaran yang dijual, tidak jauh berbeda baik banyaknya maupun model dengan tahun lalu.

“Kita berharap dia Ramadan akan ramai. Ini sudah mau lebaran, ternyata penjualan agak jauh menurun peminatnya dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar wanita asli asal Kampung Terusan, Pangkalan Kerinci, Jumat (31/5).

Masih menurut dia, kue lebaran yang dijual, hampir semua dibuat sendiri olehnya.

“Memang ada yang dibuat para ibu rumah tangga. Namun ada juga yang dari agen yang khusus membuat dan memasarkan kue lebaran,” ujarnya lagi.

Sebut ibu ini lagi, kue lebaran yang mereka jajakan terdiri dari berbagai macam-macam jenis. Mulai dari keripik pisang, kue bawang, kue kembang loyang, kue kuping gajah, kacang-kacangan, kue semprit serta berbagai jenis kue lebaran lainnya.

Soal harga, kata dia yang sudah tahunan menggeluti bidang usaha jualan kue lebaran ini, bervariasi.

“Dimulai harga Rp 100 ribu/kg. Namun ada juga yang di bawah itu. Masih terjangkaulah. Cuma biasanya belanja banyak, sekarang ini rata-rata pembeli cuma beli setengahnya saja. Mungkin pengaruh ekonomi,” ungkapnya.

Dia mengaku, penjualan kue lebaran tahun lalu cukup baguslah. Satu bulannya bisa meraup keuntungan Rp5 juta hingga Rp6 juta. “Tapi tahun ini, jauh merosot. Bisa dapat 3 juta rupiah, ya alhamdulillah. Lumayanlah buat nambah penghasilan dan bisa untuk keperluan anak-anak sekolah,” sebut Nurhafni sambil kembali sibuk melayani pembelinya.(ton/dod)

Comments

News Feed