oleh

Bantu Selundupkan Sabu, Petugas Rutan Sialang Bungkuk Turut Diciduk

PEKANBARU (HR)-Vonis 20 tahun tidak membuat RH jera, dan masih nekat melakukan transaksi narkoba di dalam rutan. Untuk memuluskan aksinya, pria berusia 28 tahun itu dibantu oknum petugas berinisial JFM.

Saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, penanganan perkara tersebut dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Tenayan Raya.

“Dua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tenayan Raya untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Budhia, Sabtu (1/6).

Dari data yang dihimpun, kejadian tersebut bermula pada Jumat (31/5) sekitar pukul 23.45 WIB. Saat itu, pihak kepolisian mendapat informasi dari petugas Rutan Sialang Bungkuk mengenai adanya tahanan yang memiliki sabu.

Atas informasi tersebut, petugas kemudian menuju rutan tersebut. Sesampai di sana, polisi langsung melakukan interogasi terhadap tahanan berinisial RH, dan dia mengakui telah menyimpan narkotika jenis sabu di kantong celana pendek sebelah kanan yang ditemukan oleh petugas rutan.

Kepada petugas, RH mengaku barang haram itu dipesan dari luar rutan dengan pelaku A (DPO) seharga Rp4 juta. Dimana sabu tersebut dibawa masuk ke dalam rutan melalui bantuan petugas rutan dengan inisial JFM.

JFM kemudian diringkus. Dia pun mengakui telah dua kali membantu RH untuk memasukan sabu ke rutan, dengan cara sabu tersebut dimasukan ke dalam sepatu PDL dengan upah, masing-masing Rp1,3 juta, dan Rp1,5 juta.

“Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu 14 paket kecil sabu-sabu, 1 buah bong, 1 kaca pyrex, dan mancis,” imbuh Budhia.

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 atau Pasal 112 Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” sambungnya menutup.(dod)

Comments

News Feed