oleh

Korsatpel Terminal BRPS Himbau Masyarakat Tidak Menggunakan Angkutan Ilegal

PEKANBARU (HR)- Mendekati H-3 Lebaran, kepadatan arus mudik diprediksi terjadi hari ini. Dengan masih melambungnya harga tiket pesawat, mayoritas pemudik memilih jalur darat sebagai alternatif menuju kampung halaman.

Korsatpel Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Hendry Tambunan mengingatkan kepada para pemudik khususnya yang menggunakan jasa travel Antar Jemput Antar Propinsi (AJAP) dan Antar Jemput Dalam Propinsi (AJDP) untuk tidak menggukan angkutan liar.

“Kita himbau kepada masyarakat yang ingin mudik agar tidak menggunakan travel atau angkutan liar. Gunakan saja angkutan umum yang jelas asuransi dan izinnya,” ujar Hendri kepada Haluan beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, angkutan ilegal atau yang tidak memiliki surat-surat lengkap susah untuk dirazia, karena mereka menguasai jalanan dan bisa kabur dari kejaran petugas. oleh karenanya, Hendry berharap kepada kesadaran masyarakat.

“Kalau masyarakat menolak dan tidak menggunakan mereka, nanti mati sendiri. Jadi gunakannyalah angkutan resmi. Tandanya adalah menggunakan plat kuning,” ungkapnya.

Keseriusan Hendry dalam memberantas angkutan ilegal bukan isapan jempol belaka. Tercatat selama bulan Februari-Maret, 15 unit kendaraan dikandangkan akibat tidak memiliki izin. Hal tersebut belum termasuk 3 unit kendaraan yang ditahan selama bulan Mei 2019.

“Kami tidak main-main dalam memberantasnya, tidak pandang bulu. Kalau salah yaa kita kandangi. Durasinya berbeda-beda, ada yang 6-18 jam bahkan berhari-hari,” sampainya lagi.

Keuntungan jika menggunakan angkutan resmi adalah dari surat izin hingga asuransi terjamin aman. Selain itu, harga tiket transportasi umum sudah diatur sehingga tidak bisa dinaikkan sesuka hati. Berbeda dengan angkutan ilegal yang memanfaatkan momen untuk menaikkan harga tiket.

Comments

News Feed