oleh

Jukir Liar Bakal Ditindak Pidana

PEKANBARU (HR)- Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mulai geram dengan ulah oknum Juru Parkir Liar yang meminta tarif parkir di atas ketentuan peraturan daerah. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kadishub Pekanbaru, Yuliarso, pihaknya tak segan lagi mempidanakan persoalan tersebut ke aparat hukum karena sudah meresahkan masyarakat.

“Jauh sebelum Walikota meminta kita menindak Jukir liar, kami sudah menertibkannya. Indikasinya sudah banyak, bahkan dari sebelum lebaran kemarin. Kami sudah tindak pelakunya, kalau masih berani, bersama tim terpadu kami akan tarik masalah pidananya,” tegas Yuliarso, didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah UPTD Parkir Dishub Pekanbaru, Khairunnas, Selasa (11/6).

Kepada masyarakat, Yuliarso, meminta agar tidak melayani permintaan tarif parkir di atas ketentuan Perda, yakni untuk sepeda motor Rp1.000 dan kendaraan roda empat Rp2.000. Kalau Jukir tetap ngotot, foto atau langsung videokan, langsung kirim ke petugas Dishub. “Jangan layani oknum Jukir itu meminta tarif di atas ketentuan Perda. Apalagi kalau tak ada bukti atau tiket. Sekarang sudah canggih, langsung foto atau videokan, kirim ke kami,” imbuhnya.

Saking geramnya, Yuliarso, tegas mengatakan tidak mengakui Juru Parkir (Jukir) luar itu sebagai petugas parkir resmi. Karena itu sekali lagi, ia menyarakan masyarakat agar mengabaikan permintaan tarif yang jelas-jelas melanggar. “Kami tak mengatakan Jukir itu petugas parkir. Kalau dia petugas yang kami tunjuk, pasti kami langsung berikan Surat Peringatan sampai pencabutan Kartu Tanda Anggota. Biar warga tak resah lagi karena perbuatannya,” tutupnya.

Seperti diketahui, keberadaan Jukir liar di Pekanbaru sudah meresahkan masyarakat. Selain meminta tarif parkir di atas ketentuan Perda Nomor 3 Tahun 2009, tentang Parkir dan Retribusi Parkir, dalam menjalankan aktivitas Jukir juga tidak dilengkapi identitas lengkap layaknya petugas parkir resmi, bahkan mereka tak segan-segan meminta tarif parkir sepeda motor Rp3.000 dengan alasan bermacam-macam di lokasi pelataran Mal SKA Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT, gerah dengan ulah para juru parkir liar. Ia pun memerintahkan UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru menindak juru parkir liar. “Tindak saja juru parkir liar yang ada. Jangan sampai dibiarkan,” tegasnya, Selasa (11/6).

Menurutnya, pihak UPT Parkir tidak boleh membiarkan keberadaan para juru parkir liar. Ia tidak ingin ada oknum preman atau oknum lainnya memungut parkir tanpa identitas jelas. “Ini kan negara hukum, jangan dibiarkan preman atau oknum lainnya memungut parkir seenaknya,” tutup Wako.(her)

Comments

News Feed