oleh

Tekan DBD, Dinkes Kampar Gelar Sosialisasi PSN

BANGKINANG KOTA (HR)-Guna menekan tingginya angka kasus Demam Berdarah (DBD) di Kampar, Dinas Kesehatan mempersiapkan tenaga kesehatan di setiap Puskesmas serta memberikan sosialisasi ke masyarakat tentang PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3M.
Hal ini disampaikan Plt Kadiskes Kampar melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Zulfahman.
Ia mengatakan fogging yang selama ini dilakukan dirasa kurang efektif sehingga harus dilakukan PSN oleh setiap masyarakat.
“Dengan dilakukan PSN yaitu membasmi serta membunuh jentik-jentik kita berharap DBD bisa dicegah serta berkurang dan ini harus semua kita laksanakan,” jelas Zulfahman didampingi Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kampar Rahmat.
Kedepannya, pihaknya akan bekerjasama dengan Upika Kecamatan untuk menghidupkan kembali budaya gotongroyong membersihkan lingkungan serta mengupayakan metode penyuluhan kesehatan ke masyarakat, sehingga fogging bukan menjadi hal yang utama lagi dan yang terpenting gimana cara membasmi sarang nyamuk
Sementara, Kabid P2P Rahmat mengungkapkan, dibandingkan Tahun 2018 dari Januari hingga Desember ada 264 kasus DBD dengan 2 korban meninggal dunia dan 2019 ini dari Januari sampai Mei sudah ada 124 kasus dengan satu korban yang meninggal dunia.
“Januari ada 23 kasus DBD di wilayah Kampar, Febuari 37 kasus juga di Kecamatan Kampar, Maret ada 28 kasus di Bangkinang Kota sementara April 29 kasus di Kecamatan Kuok dan Mei ada 7 kasu DBD di Kecamatan Kampar,” beber Rahmat.(ari)

Comments

News Feed