oleh

Diikuti 15 Tim, Liga 3 Zona Riau Bakal Digelar Agustus

PEKANBARU (HR)-Sebanyak 15 tim dikabarkan akan mengikuti Liga 3 Zona Riau tahun ini. Kompetisi dengan sistem kompetisi ini dijadwalkan digelar pada Agustus mendatang.

Adapun 15 tim itu, yakni Nabil FC Pelalawan, Gempuri FC Indragiri Hulu, Flamboyan FC Kampar, PSBS Bangkinang, Tornado FC Pekanbaru, Persema Dumai, PS Duri, SAF Siak, Pelalawan United, Excelent FC Rokan Hulu, Dumai FC Dumai, Rumbai FC, Kuansing United dan Persires Inhu. Tim-tim tersebut telah mendaftar mengikuti pertandingan.

Menurut Muflihun selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Riau, jumlah peserta tahun meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya diikuti sembilan tim. Kesembilan tim tersebut adalah As Abadi, Tornado FC, Nabil FC, Gempuri FC, PS Siak, Flamboyan dan Tiga Naga FC.

”Jika tim yang sudah mendaftar tak melunasi dan melengkapi persyaratan hingga Minggu (7/7) ini, maka mereka dianggap mengundurkan diri,” ujar pria yang akrab disapa Uun itu.

Uun mengatakan, hal itu telah disampaikan ke Gubernur Riau, Syamsuar, saat audiensi Asprov PSSI Riau, yang dipimpin Ketua Husni Thamrin, Sabtu kemarin. Turut hadir, Wakil Ketua Agus Samsir, dan dirinya selaku Sekjen Asprov PSSI Riau.

Audiensi tersebut, kata Uun, membahas sejumlah program salah satunya kompetisi Liga 3 zona Riau. Alhamdulillah, sebutnya, pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan tersebut.

”Pak Gubernur sangat antusias menyambut sistem kompetisi Liga 3 tahun ini dengan home and away. Sistem ini membuat sepakbola di kabupaten/kota kembali bergemuruh,” lanjut Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Produk Hukum Sekretariat DPRD Riau itu.

Dia mengatakan, Gubernur Syamsuar juga berharap agar sistem ini akan memicu agar anak-anak muda di daerah untuk berlatih sepakbola sehingga ke depan mereka menjadi aset pesepakbola andalan Riau, baik itu untuk Porwil, PON, bahkan ke tingkat lebih tinggi lagi yakni Timnas Indonesia.

“Gubernur Riau mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan sepakbola sebagai alat pemersatu bukan ajang untuk bertikai,” pungkas Muflihun.(dod)

Comments

News Feed