oleh

18 SDN di Pekanbaru Bakal Ditutup

PEKANBARU (HR)- Pemerintah Kota Pekanbaru bakal menutup sebanyak 18 Sekolah Dasar Negeri yang ada di beberapa kecamatan untuk digabungkan ke sekolah yang masih berada di satu komplek.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan salahsatu tujuan penggabungan sekolah di satu kompleks atau merger untuk memaksimalkan operasional. Kemudian adanya efisiensi anggaran rehabilitasi, kegiatan belajar mengajar akan terpusat pada satu titik wilayah. Kondisi tersebut tentu saja sangat memudahkan dalam melaksanakan aktivitas proses belajar mengajar.

“Jadi nanti setelah dimerger, dari 34 SDN akan menjadi 16 SDN saja. Syarat satu sekolah itu sesuai arahan Kemendikbud punya murid maksimal sebanyak 1.000 orang. Sedangkan sekolah di satu komplek saat ini kalau digabung, muridnya cuma 600 orang, jadi jumlah costnya tinggi” kata Jamal,Kamis (11/7).

Menyikapi beberapa kajian menguntungkan memerger sekolah tersebut, Dinas Pendidikan mulai melakukannya untuk sekolah yang berada di satu komplek. Ditanyakan, bagaimana dengan nasib guru-guru m, jika merger direalisasikan, Jamal, mengatakan, guru tetap bekerja. Tak ada perampingan, sebab yang diganungkan hanya manajemen sekolahnya saja. “Tak ada perampingan, guru-guru tidak dikeluarkan. Yang dimerger itu hanya manakemen sekolahnya saja. Malah untunglah, kan sekarang kita kekurangan guru. Jadi kalau digabung dari tiga sekolah tentu guru akan banyak,” kata Jamal.

Sekolah yang akan ditutup kemudian digabungkan itu meliputi, SDN 12, digabung ke SDN6, SDN 53 digabung ke SDN 22, SDN 54 digabung ke SDN 79. Kemudian SDN 75 digabung ke SDN 68, SDN 121 digabung ke SDN 15, SDN 154 dan 155 digabung ke SDN 153. SDN 10 dan SDN 156 digabung ke SDN 1.

Selanjutnya, SDN 33 digabung ke SDN 134, SDN 38 digabung ke SDN 26, SDN 4 digabung ke SDN 31, SDN 24 digabung ke SDN 27, SDN 52 digabung ke SDN 23. SDN 63 digabung ke SDN 65, SDN 101 digabung ke SDN 70, SDN 78 digabung ke SDN 90 dan SDN 129 digabung ke SDN 43.(her)

Comments

News Feed