oleh

Bina UMKM Lokal, KEM Batu Bersurat Pertamina Hasilkan 30 Ton Ikan Patin

KAMPAR (HR)-Kemandirian Ekonomi Masyarakat (KEM) Batu Bersurat yang merupakan binaan dari Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I bekerjasama dengan Forum Layanan Iptek Bagi Masyarakat (FlipMas) Batobo, melakukan panen raya ikan Patin sebanyak 3 ton.

Panen tersebut merupakan program budi daya ikan patin, dalam mendukung pemenuhan kebutuhan ikan di Riau. Demikian disampaikan oleh Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo, yang diwakili oleh Officer CSR & SMEPP Pertamina MOR I Risky Diba Avrita kepada Haluan Riau saat menyaksikan panen raya di KEM Batu Bersurat Jalan Lintas Muara Takus Kampar, Minggu (14/7) kemarin.

Dikatakannya, bahwa program pembinaan terhadap KEM Batu Bersurat ini sudah berjalan sejak 2014 dan terus berlanjut hingga sudah lima kali panen ikan patin dengan total lebih dari 20 ton.

“Keberhasilan panen ikan ini tidak terlepas dari kegigihan masyarakat setempat dalam mengikuti pelatihan yang diberikan oleh tim FlipMas. Sehingga mampu konsisten melakukan budidaya ikan patin. Pada panen kelima ini KEM Batu Bersurat berhasil memperoleh 3 ton ikan patin dari 30 ribu bibit yang dilepaskan”, ujarnya.

Program ini bertujuan menciptakan kemandirian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Kecamatan XIII Koto Kampar yang sebagian besar adalah nelayan. “Warga mendapat bimbingan cara membudidayakan, memanen ikan patin hingga menetapkan harga jual. Serta menyesuaikan produksi ikan patin agar sesuai kebutuhan pasar juga membuka akses kepada pembeli ikan patin, sehingga hasil produksi bisa langsung diserap”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Perikanan, Faril, mengungkapkan dukungan Pertamina sangat bermanfaat bagi KEM Batu Bersurat. “Berkat bantuan dari Pertamina serta kegigihan dan semangat kawan-kawan di KEM Batu Bersurat, kami bisa panen ikan sebanyak 3 ton dengan harga jual Rp 18 ribu per kilogram,” kata Faril.

Pada program KEM Batu Bersurat, Pertamina mengucurkan bantuan sebesar Rp 500 juta. Peserta KEM terdiri dari 12 orang di Kecamatan XIII Koto Kampar.

Roby menambahkan melalui sinergi bersama FlipMas, Pemda dan masyarakat, program KEM diharapkan dapat mewujudkan peran Pertamina dalam membangun negeri. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang mandiri.(nie)

Comments

News Feed