oleh

Dugaan Korupsi MTQ Inhu Jaksa Tetapkan Kabag Kesra dan Staf Jadi Tersangka

RENGAT (HR)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu menetapkan dua orang tersangka terkait dugaan korupsi pada dana anggaran makan dan minum perhelatan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) tingkat Kabupaten Inhu tahun 2017.

Tersangka ditetapkan tim Jaksa penyidik pada  bidang Pidana khusus Kejari Inhu, masing masing Kabag Kesra Setda Inhu, H Ahmad Jalil dan satu orang staff, SUB yang diduga ikut membantu Ahmad Jalil melakukan penggelapan dana tersebut.

“Tersangka H Ahmad Jalil itu, merupakan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), sedangkan tersangka inisial Sub, selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dalam kegiatan tersebut”.

Demikian ditegaskan Kajari Inhu, Hayin Suhikyo SH MH, saat konferensi pers, Senin (22/7/2019). Konferensi pers tersebut juga dihadiri seluruh Kepala Seksi dan Kasubag di lingkungan Kejari Inhu.

Sebelum masuk pada tahap penetapan tersangka dikatakannya, pihaknya telah memulai penyelidikan dan penyidikan terkait kasus ini sejak Januari 2019, dan telah memeriksa belasan saksi.

Modus dari dugaan korupsi tersebut adalah markup anggran, dengan pagu anggaran senilai Rp700.333.000. Atas perhitungan sementara, kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus itu senilai, Rp313.857.600.

Tidak hanya pada anggaran makan dan minum MTQ, berdasarkan hasil perhitungan sementara, penyidik Pidsus Kejari Inhu juga menemukan dugaan korupsi pada anggaran pemondokan kafilah dari kecamatan senilai Rp105.000.000.

“Penetapan tersangka kita lakukan pada hari ini. Tahap selanjutnya, tim penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap keduanya sebagai tersangka”, tegas Hayin.(eka)

Comments

News Feed