oleh

Penyelidik Tunggu Hasil Laboratorium Forensik

PEKANBARU (HR)-Penyelidikan dugaan pemalsuan dokumen lelang proyek pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) masih berlanjut. Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terkait dokumen yang diduga dipalsukan.

Penanganan perkara ini bermula dari surat pengaduan yang diterima Kapolda Riau kala itu, yakni Irjen Pol Nandang pada Juli 2018 lalu. Dalam surat pengaduan tersebut tertulis dugaan pelanggaran dokumen oleh pihak yang dirugikan, sehingga dilakukan pendalaman.

Meski belum menerima laporan dalam perkara tersebut, proses pendalaman telah dilakukan dengan memintaiketerangan terhadap pihak terkait. Hampir satu tahun berlalu, proses penyelidikan belum juga rampung.

Dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Hadi Poerwanto, proses penyelidikan perkara tersebut masih berlangsung. Sejumlah pihak diketahui telah dimintai keterangan.

“Sudah banyak saksi-saksi yang diperiksa dalam penyelidikan,” ujar Kombes Pol Hadi kepada Haluan Riau, Selasa (23/7).
Selain itu, kata dia, penyelidik juga telah mengirimkan sejumlah dokumen ke labfor. Itu dilakukan untuk memastikan, apakah dokumen tersebut palsu.

“Kita masih lakukan penyelidikan. Kita juga tengah menunggu hasil pemeriksaan dokumen yang dipalsukan tanda tangannya,” sebut dia.

Pemeriksaan dokumen itu, sebut dia, dilakukan Labfor Medan, Sumatera Utara (Sumut). “Selain itu (tanda tangan, red), apakah ada yang lain dipalsukan terhadap dokumen. Ini masih dilakukan pengecekan di labfor,” pungkas Kombes Pol Hadi.

Dari informasi yang dihimpun, belasan saksi telah menjalani pemeriksaan dalam penyelidikan perkara ini. Salah satu pihak yang diperiksa adalah Rio Amdi, Sekretaris Pokja Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan TPA Kuansing. (dod)

Comments

News Feed