oleh

Pedagang Pasar Basah SKA Keluhkan Keberadaan Yes Mart

PEKANBARU (HR)-Pedagang tradisional Pasar Basah SKA mengeluhkan keberadaan mini market Yes Mart yang berada tak jauh dari tempat mereka berusaha. Selain belum mengantongi izin, Yes Mart juga diduga menjual barang yang harganya jauh di bawah harga pasar.

Dikatakan seorang perwakilan pedagang, ritel modern itu telah beroperasi sejak satu pekan terakhir. Keberadaannya, kata Herry, telah melanggar sejumlah aturan terkait penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern. Seperti, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 tahun 2007.

“Kita juga menduga mereka (Yes Mart,red) melanggar Permendag Nomor 56 tahun 2014 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern,” sebut pria yang mengaku berma Herry Wirya itu kepada haluanriauco, Sabtu (27/7).

Menurut dia, Yes Mart berdiri tak jauh dari pasar tradisional, dan itu tidak dibenarkan di dalam ketentuan tersebut.

“Tapi kan toko modern ini ada aturannya. Salah satunya,tidak boleh berdekatan dengan pasar tradisional. Ini kan dekat,” lanjut Herry.

Tidak hanya itu, keberadaan Yes Mart sangat mengancam pedagang di pasar basah. Bagaimana tidak, harga jual di Yes Mart sangat rendah di bawah harga pasar.

“Boleh di cek, di Yes Mart ini harga rokok merk Sampoerna saja Rp22.500, sementara kami di pasar menjual Rp24 ribu. Ini mau membunuh kami atau bagaimana?,” keluhnya.

Untuk itu, pedagang sangat berharap Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperhatikan hal tersebut. Apalagi, kata dia, Yes Mart beroperasi tanpa mengantongi izin dari pemerintah setempat.

“Katanya perizinan sedang diurus. Kalau masih sedang diurus, kenapa sudah buka? Itu pertanyaan kami,” imbuh dia.

Terkait kekecewaan pedagang tersebut, telah disampaikan ke pihak Yes Mart. Mereka telah beberapa kali mendatangi ritel modern tersebut, teranyar pada Sabtu sore tadi.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak menajemen Yes Mart belum memberikan tanggapan. Karena yang bersangkutan sedang berada di luar kota.(fau/dod)

Comments

News Feed