oleh

Ditunjuk Sebagai Sekolah Zonasi

BANGKINANG KOTA (HR)-Setelah sukses menjadi sekolah kewirausahaan selama tiga tahun, SMAN 1 Bangkinang Kota ditunjuk sebagai salah satu Sekolah Zonasi bersama 650 SMA se–Indonesia dan 17 SMA negeri/swasta se-Provinsi Riau serta dua SMA Negeri yang ada di Kampar.

Guna mencapai tujuan dan sasaran sebagai Sekolah Zonasi, maka seluruh guru dan tenaga pendidik SMAN 1 Bangkinang Kota diharapkan dapat memiliki kemampuan menguasai teknologi, karena Sekolah Zonasi memakai sistem online.

Kepala SMAN 1 Bangkinang Kota, Muhammad Hendra Yunal, M Si saat kegiatan sosialisasi program SMA Zonasi tahun pelajaran 2019/2020, Rabu (31/7) di aula pertemuan SMAN 1 Bangkinang Kota mengatakan, Sekolah Zonasi pada dasarnya bertujuan untuk pemerataan dan berkeadilan.

Dikatakannya, sekolah zonasi memiliki beberapa tujuan, di antaranya untuk pemerataan kualitas pendidikan. Ia menuturkan, zonasi merupakan suatu kebijakan untuk mempercepat pelaksanaan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air.

“Zonasi bukan hanya untuk PPDB, melainkan untuk keseluruhan program yang tujuan utamanya mewujudkan percepatan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia, ungkap Hendra Yunal.

Ditambahkannya, Sekolah Zonasi bertujuan untuk menciptakan banyak sekolah favorit. Dengan zonasi diharapkan sekolah favorit ada di setiap zonasi, bukan hanya di tempat-tempat tertentu.

Di semua zonasi harapannya ada sekolah favorit yang berkualitas. Sekolah zonasi bertujuan untuk peningkatan kualitas guru dan mutu pendidikan. Sekolah zonasi akan memiliki program peningkatan kualitas guru, peningkatan sarana prasarana, perbaikan proses belajar mengajar, perbaikan kegiatan sekolah kesiswaan, dan lainnya.

“Sekolah Zonasi merupakan sekolah yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan melaksanakan manajemen berbasis sekolah, mengembangkan praktek dalam mutu berkelanjutan dan melakukan inovasi serta berprestasi di bidang akademik maupun non akademik,” ungkapnya.

Guna mencapai sasaran dan tujuan sekolah zonasi, SMAN 1 Bangkinang Kota akan mengupayakan seluruh guru dan tenaga pendidik menguasai teknologi. Para guru dan tenaga pendidik akan diberikan pelatihan/InHouse Training(IHT) program SMA Zonasi. Di antaranya, pelatihan pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Implementasi e-raport,

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Bangkinang Kota Aminullah Harun saat pembukaan sosialisasi mengatakan, komite mendukung SMAN 1 bangkinang Kota sebagai sekolah zonasi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kabupaten Kampar, Tarmizi, SH sebelum membuka acara sosialisasi mengatakan, saat ini sudah melaksanakan zonasi PPDB. “Tahun depan kita akan melaksanakan PPDB secara online untuk mencapai sistem zonasi penuh,” tegasnya.

Zonasi nantinya tidak hanya pada siswa saja, zonasi akan diberlakukan untuk guru dan tenaga pendidik. “Karena pada dasarnya kita tidak kekurangan guru, tetapi banyak sekolah yang kekurangan guru,” ungkap Tarmizi.(mtc/mel)

Comments

News Feed