oleh

88 Hektar Lahan Ludes Terbakar, Langgam Dikepung Asap

PANGKALAN KERINCI (HR)-Lebih kurang 88 hektar lahan di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan hangus terbakar. Ini juga mengakibatkan Langgam dan Pelalawan secara umum dikepung asap tebal dan jarak pandang hanya tinggal diperkirakan 100 meter.

Lokasi yang terbakar menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, ada 2 titik yakni yang terjadi di desa Penarikan diduga lahan milik PT Nusa Prima Manunggal (NPM). Kemudian di Kelurahan Langgam lahan milik masyarakat Bedagu.

Sedangkan untuk lahan yang terbakar disepanjang jalan koridor PT RAPP KM 24 sebelum ponton dari Pangkalan Kerinci menuju Langgam, diduga percikan api dari lahan terbakar Bedagu.

“Jarak lahan yang terbakar cukup dekat, hanya beberapa ratus meter saja. Untuk kedua lokasi yang terbakar berkisar 88 Hektar,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Hadi Panandio, dari lokasi Karhutla Desa Sering melalui sambungan seluler, Jumat (2/8).

Situasi lahan pasca api berhasil dipadamkan

Dijelaskannya lagi, Karhutla yang terjadi di desa Penarikan sudah berlangsung selama 10 hari. “Saat ini tim masih melakukan pemadaman, mengisolir serta pendinginan. Untuk Bedagu juga berlaku hal yang sama,” terang Kaban BPBD Pelalawan yang terus berada dilapangan.

Dari pantauan Haluanriau.co, di kampung Bupati Pelalawan HM Harris ini, terlihat cuaca gelap. Begitu juga saat berada di pinggiran sungai kampar, tidak terlihat daerah seberang sungai.

Ternyata kabut asap ini tidak hanya melanda Langgam sekitarnya. Kota Pangkalan Kerinci juga terkena dampaknya. Jarak pandang pada pagi hari hanya sekitar 100 meter.

Terkait dengan kondisi Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) di Pelalawan belum didapat penjelasan dari pihak yang berwenang.(ton)

Comments

News Feed