oleh

Pagi di Kabupaten Pelalawan, 23 Titik Panas, Sore Tinggal 10

PANGKALAN KERINCI (HR)- Berdasarkan Data yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Sabtu (3/8) Jam 16.00 Wib, mendeteksi adanya 10 titik panas yang terdapat di Kabupaten Pelalawan dan tersebar di 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Langgam 1 titik panas dan Pangkalan Kuras 9 titik panas.

Kata Sanya Gautami, Analis BMKG satsiun Pekanbaru, titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen sebagai indikasi terjadinya kebakaran itu terpantau melalui citra satelit Terra dan Aqua, Sabtu (3/8) pukul 16.00 WIB.

“Titik panas terbanyak berada di Kecamatan Pangkalan Kuras yang mencapai 9 titik,” ujarnya.

Ditambahkannya, titik panas yang terdeteksi di Pangkalan Kuras merupakan yang terbanyak dalam beberapa hari belakangan ini.

“Pelalawan masih menjadi salah satu penyumbang titik panas dengan jumlah 10 titik. Angka itu berkurang dibanding pagi (red) dimana sempat menyentuh angka 23 titik,” ungkapnya.

Sementara itu, dari 10 titik panas di Kabupaten Pelalawan, BMKG menyatakan 9 diantaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat terjadinya Karhutla dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.

Selain di Pelalawan, BMKG juga menyatakan keberadaan titik panas juga terdeteksi di Kabupaten/Kota. Siak 5, Indragiri Hilir 13.

Akibat dari maraknya kebakaran yang melanda hutan dan lahan hingga puluhan hektar, mengakibatkan ibukota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci dan sekitarnya sore ini, diselimuti kabut asap dengan jarak pandang sekitar enam kilometer.

“Kalau sore jarak pandang di Pangkalan Kerinci membaik daripada pada pagi hari,” kata Sanya.(ton)

Comments

News Feed