oleh

Wisata Sawah di Desa Rokan Koto Ruang Sedang Viral

PASIRPANGARAIAN (HR)-Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu ternya bukan hanya punya potensi wisata keindahan alamnya saja. Kecamatan berbatasan dengan Sumatera Barat ini juga punya objek wisata menarik dan sedang viral.

Objek wisata diberinama sementara Sawah Koto, menawarkan landscape hamparan pematang sawah yang luas, serta bisa dinikmati dengan cara berbeda ini ada di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto.

Sawah Koto Desa Rokan Koto Ruang yang menawarkan hamparan pematang sawah ini bisa dikatakan merupakan obyek wisata sawah pertama di Provinsi Riau dan kedua di Indonesia.

Kepala Desa Rokan Koto Ruang Alex Susanto mengaku, objek wisata Sawah Koto dibuat menggunakan bantuan Dana Desa 2019 sebesar Rp155.672.000.

Objek wisata Sawah Koto di Desa Rokan Koto Ruang, diakui Alex, terinspirasi dari obyek wisata sawah di Dusun Sukorame, Mangunan, Dlingo Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang lebih dulu viral.

Pengunjung tak perlu turun ke sawah atau terkena lumpur. Sebab, di objek wisata sawah Desa Rokan Koto Ruang dibangun jembatan kayu panjang di atas hamparan persawahan seluas 3 hektare yang merupakan tanah milik keturuan Raja Rokan.

Pengunjung yang datang ke obyek wisata ini bisa bebas berjalan, serta selfie di tengah-tengah pematang sawah yang hijau, tanpa takut terjatuh atau mandi lumpur.

“Bedanya, kalau wisata sawah di Sukorame Bantul jembatannya pakai bambu. Sedangkan di Sawah Koto Desa Rokan Koto Ruang sudah pakai kayu,” jelas Alex Susanto, Senin (5/8/2019).

Diakuinya, setelah acara syukuran, Kamis (1/8), sehari kemudian Jumat (2/8), objek wisata Sawah Koto mulai dibuka untuk umum dan ramai pengunjung. Baru tiga hari dibuka, Pemdes Rokan Koto Ruang meraup pendapatan sekira Rp3 juta.

Alex mengatakan, selain menawarkan hamparan persawahan, Pemdes Koto Ruang nantinya juga akan membangun rumah makan khusus ikan bakar di dekat areal persawahan yang sedang viral ini, serta lapak jualan.

“Ya semacam wisata kulinerlah nanti disiapkan,” kata Alex dan mengaku, pihaknya saat ini sedang kesulitan air untuk areal persawahan, karena irigasi setempat sedang terjadi pendangkalan.

Alex menerangkan untuk masuk ke objek wisata Sawah Koto, pengunjung hanya dikenakan tiket Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak.(rtc/mel)

Comments

News Feed