oleh

Desa mukti Sari Tapung Wakili Kampar dalam Lomba BerPHBS

TAPUNG (HR) -Desa Mukti Sari Kecamatan Tapung mendapat penilaian dari Provinsi Riau karena telah menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat dan mewakili Kampar pada tingkat Provinsi Riau.

Tim penilai Provinsi Riau menilai untuk tingkat Provinsi Riau pada lomba rumah tangga berPHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Desa mukti sari Kecamatan Tapung, Selasa, (6/8).

Kedatangan tim penilai yang dipimpin oleh Rozita SKM ini disambut langsung oleh Plh Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Juli Mastuti Yusri didampingi Plh Kepala Dinas Kesehatan Dedi Sambudi, Camat Tapung Irwansyah dan Kepala Desa Mukti Sari Mardi.

Plh Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Juli Mastuti dalam sambutannya mengatakan penilaian di desa ini merupakan penilaian pola hidup berPHBS untuk tingkat Provinsi Riau.

“Ini merupakan motisifasi bagi kami untuk pembinaan ke arah yang lebih baik lagi, apa yang menjadi kekurangan dalam indikator penilaian kami akan terus melakukan pembinaan terhadap desa Mukti Sari ini, kami bersyukur desa Mukti sari ini dapat menjadi yang terbaik di Kabupaten Kampar untuk menuju tingkat Provinsi,” ungkap Juli Mastuti.

Sementara itu Tim penilai dari Provinsi Rosita SKM menyatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka penilai rumah tangga berPHBS dan untuk Kabupaten Kampar terpilih desa Mukti Sari jadi perwakilan, “mudah-mudahan desa ini memang menjadi desa yang terbersih dari luar dan dalam. Kami berharap mudah mudah terbaik dari Riau akan meluncur tingkat nasional,” kata Rosita yang didampingi anggota Tim penilai Darnis dan Nova.

Sementara itu Bupati Kampar yang diwakili oleh Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Desi Sambudi menyatakan Pemerintah Kabupaten Kampar sangat
berterimakasih kepada semua pihak yang sudah bersinergi dan mendukung
Desa Mukti Sari sebagai duta Riau pada ajang Nasional.

“Tanpa dukungan dan sinergitas semua pihak kegiatan ini tidak akan berjalan sebagaimana mestinya, mari kita dukung Desa Mukti Sari sebagai duta Riau pada ajang Nasional,” ajak Dedi Sambudi.

“Kami berharap kepada aparatur desa dan kecamatan ini merupakan penilaian bagi desa, jadikan momentum ini untuk memacu dan lebih giat lagi dalam penerapan pola hidup berPHBS,” tutup Dedi Sambudi.(ari)

Comments

News Feed