oleh

Mahasiswa Kunkerta Gelar Seminar Sadar Wisata

PASIR PANGARAIAN (HR)-Upaya menggali potensi pariwisata agar masyarakat sadar ikut mengembangkan objek wisata, mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata (Kukerta) di Kecamatan Rambah gelar Seminar Pengembangan dan Sadar Wisata, Rabu (7/8).

Seminar tingkat Kecamatan Rambah dipusatkan di Aula Kantor Camat Rambah, dibuka Camat Rambah Fatanalia Putra. Dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Rohul Yusmar, perwakilan Genpi Rohul, seluruh Kepala desa/lurah juga Sekdes se Kecamatan Rambah. Selain itu, juga perwakilan mahasiswa yang Kunkerta di 13 desa dan 1 kelurahan se Rambah, yang menghadirkan pembicara juga ahli pariwisata Ahmad Nawawi.

Dalam sambutannya, Camat Fatanalia Putra berharap, dengan adanya kegiatan mahasiwa Kukerta Unri tersebut di 13 desa dan 1 kelurahan di Rambah, maka masyarakat sadar untuk ikut mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya.

“Bila objek wisata bisa dikelola dengan baik secara bersama sama, maka nantinya akan mendatangkan inkam serta peningkatan ekonomi masyarakat. Kita sangat mendukung seminar yang dilaksanakan adik mahasiswa Kukerta, dan nantinya agar bisa seluruh Kades maupun lurah menyampaikannya ke masyarakat,” kata Fatanalia.

Kata Fatanalia lagi, dengan berkembangnya wisata maka sangat berdampak meningkatnya ekononi masyarakat dan pemerintahnya juga nenjadi kuat. Kades dan lurah, jangan anggap remeh pariwisata sehingga harus dikelolala dengan baik.

“Sehingga kita sangat berterima kasih kepada adik mahasiswa, yang sudah melaksanakan kegiatan seminar ini. Harapan kita dengan adanya seminar, maka kesadaran masyarakat akan meningkat,” kata Fatanalia.

Bahkan Fatanalia juga nendukung program yang akan dilaksanakan Desa Babussalam yakni penguatan peran adat sekaligus mengembangkan objek wisata di daerahnya. Seperti di Sumbar, adat berperan di sana.

“Karena kelembagaan adat saat ini tidak kuat, apalagi di Rohul hutan adat tidak ada, sementara saat ini pemerintah sudah megeluarkan izin desa Kaiti dan Sialang Jaya, kawasan hutannya menjadi hutan desa,” tegas Fatanalai, yang juga baru terpilih sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Rohul.

Kemudian dalam pemaparannya, Kadiparbud Rohul Yusmar mengaku, mudah mudahan dengan sinergitas dan dukungan seluruh elemen maka pariwisata di Rohul bisa berkembang.

“Di Riau, pariwisata Rohul yang terlengkap dan terbanyak. Baik wisata alam, religi, dan masih banyak wisata lainnya. Kita sendiri dalam melaksanaka Tupoksi ada kebijakan yang dilaksanakan, dan visi misi sesuai visi misi Bupati Rohul saat mencalonkan sebagai Bupati Rohul,” ucapnya.(hrc/mel)

Comments

News Feed