oleh

Baznas Kampar Salurkan Zakat ke Guru PDTA dan PTQ

Oleh Ari
Liputan Kampar

BANGKINANG KOTA (HR)-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar menyalurkan zakat kepada Guru Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) dan Guru Pendidikan Tilawatil Quran (PTQ) Tahun 2019, yang dilaksanakan di Islamic Center Bangkinang, Kamis (8/8).

“Sekitar 422 orang Guru PDTA dan PTQ yang mendapatkan penyaluran Zakat dari Baznas Kampar berupa Sembako dan Uang tunai, masing – masing Kecamatan ada 10 guru PDTA dan 10 guru PTQ yang mendapatkan Zakat,” ujar Ketua Baznas Kampar Basri Rasyid.

Dikatakan Basri, untuk kriterianya diutamakan bagi yang kurang mampu serta sebelumnya diseleksi oleh KUA setempat dan tahun 2019 ada 4 titik lokasi penyalurannya.

“Untuk Bangkinang Kota kita salurkan di Islamic Center berjumlah 162 orang dari Kecamatan Bangkinang, Bangkinang Kota, Kuok, Salo, Koto Kampar Hulu dan XIII Koto Kampar, setelah itu di Masjid Raya Sungai Pinang Jumat (9/8) meliputi Kecamatan Rumbio Jaya, Tambang, Kampar Utara, Siak Hulu, Perhentian Raja dan Kampa sebanyak 100 orang,” jelasnya lagi.

Kemudian untuk serantau Kampar Kiri sejumlah 100 orang dilaksanakan Selasa (13/8) di Masjid Raya Lipat Kain. Dan untuk se Tapung Raya sejumlah 60 orang disalurkan di Masjid Raya Tapung Rabu (14/8)

Ketua Baznas Kampar berharap dengan disalurkan Zakat ini para penerima bisa bekerja maksimal walaupun gajinya tidak seberapa, serta bisa memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerjanya dalam mendidik anak – anak khususnya bidang agama dan para guru bisa membantu Baznas dalam mensosialisasikan Zakat.

Sementara itu Ketua Baznas Provinsi Riau H.Yurnal Edward mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Baznas Kampar, menurutnya kegiatan ini merupakan pengelolaan zakat kongkrit dan benar serta sudah sesuai dengan tata kelola yang baik.

“Kedepannya bisa ditingkatkan lagi dari segi kuantitas karena sampai hari ini kita belum bisa mencapai potensi yang ada, mengingat jumlah masyarakat dan jumlah perusahaan yang beroperasi di Kampar adalah yang terbanyak jika di bandingkan dengan kabupaten lain di Riau,” pungkasnya.***

Comments

News Feed