oleh

JCH Menuju Arafah

MAKKAH (HR)— Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan jamaah haji Indonesia sudah siap diberangkatkan menuju Arafah. Pemberangkatan jamaah haji Indonesia akan dilakukan, Jumat (9/8).

“Insya Allah, jamaah diberangkatkan pada Jumat (9/8),” ujar Menag di sela-sela acara Silaturahim NU se-Dunia di Jarwal, Makkah, Kamis (8/8).

Menag mengimbau agar jamaah segera mempersiapkan diri dengan baik menyambut pelaksanaan puncak haji. “Tidak usah lagi terlalu banyak beraktivitas yang memporsir tenaga. Sudah istirahat dan siapkan diri untuk mengikuti wukuf dan kegiatan di Armuzna,” ujarnya.

Sebab lanjutnya, banyak kegiatan yang memerlukan tenaga ekstra ketika di Arafah, Muzdalifah dan Mina. Mulai dari wukuf di Arafah, mabit di muzdalifah, dan melontar di Mina. “Semuanya perlu tenaga ekstra agar jamaah mampu melaksanakan semua kegiatan itu dengan baik,” kata Menag yang juga Amirul Hajj ini. Menag berharap, penyelenggaraan puncak haji berlangsung lancar dan dapat diikuti oleh seluruh jamaah haji Indonesia. “Itu harapan kita semua, jamaah dapat semuanya melaksanakan kegiatan di Armuzna dengan baik tanpa halangan apapun,” terangnya.

Sebelumnya, Menag menyebutkan ada formula 5-5-3 yang digunakan untuk kelancaran kegiatan di Armuzna. Lima fase prawukuf, lima saat wukuf, dan tiga pascawukuf.

Puncak Haji
Pemerintah Arab Saudi telah menyiagakan 350 ribu orang pada puncak haji 019. Warga sipil Saudi ini dikerahkan untuk melayani jamaah haji yang datang dari belah dunia. “Pemerintah telah mendedikasikan 350 ribu orang untuk membantu para peziarah,” kata Gubernur Makkah, Pangeran Khalid Al-Faisal, Kamis (8/8).

Saat ini, pihak Saudi telah mencatat jamaah dari Tunisia, Malaysia, Indonesia, Pakistan, dan Bangladesh telah tiba lebih awal di Saudi. Pihaknya mengklaim, para jamaah yang datang lebih awal itu sudah mendapat pengalaman lebih banyak untuk pergi ke beberapa tempat di Makkah.

Saat ini kata dia, Pemerintah Arab Saudi mencatat lebih dari 1,8 juta jamaah haji telah tiba di Makkah. Pemerintah Saudi tengah menyelesaikan persiapannya pada pekan terakhir menjelang puncak ibadah haji. Berdasarkan laporan Imigrasi Saudi pada Rabu, tercatat sebanyak 1,725.455 jamaah menggunakan jalur udara telah tiba di Arab Saudi. Semetara yang menggunakan jalur darat sebanyak 95.634 orang dan jalur laut sebanyak 17.250 orang.

Penerbangan internasional haji berakhir pada Senin sampai Rabu pagi. Kelompok terbang terakhir jamaah haji rute Makkah terbang dari Tunisia. Pemerintah Saudi mengimbau kepada jamaah kelompok terbang terakhir untuk tetap memeriksa kesehatannya dan melengkapi dokumen keimigrasian. Karena, meski penerbangan terakhir, Pemerintah Saudi tetap memeriksa kelengkapan dokumen. Katanya, jika jamaah telah melengkapi semua dokumen yang telah ditentukan, dapat memudahkan jamaah memasuki wilayah Kerajaan Saudi tanpa hambatan.Sebelumnya pada, Ahad lalu, Menteri Dalam Negeri, Pangeran Abdul Aziz bin Saud menggelar apel pasukan keamanan haji. Apel ini digelar sebagai persiapan menjelang puncak haji yang dimulai pada hari Jumat.(rol)

Comments

News Feed