oleh

Bupati Saksikan Sapi Kurbannya

PASIRPANGARAIAN (HR)-Bupati Rokan Hulu Sukiman menyaksikan langsung, ketika sapi kurban miliknya dipotong di belakang Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian, Minggu (11/8).

Pemotongan sapi kurban jenis bali warna hitam milik Sukiman dan sumbangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan usai Shalat Idul Adha di Masjid Agung Islamic Center.

Saat menyaksikan sapi kurbannya dipotong, Bupati Sukiman didampingi Sekda Rokan Hulu Abdul Haris, Kakan Kemenag Rokan Hulu Syahrudin, Plh Asisten II Bidang Ekbang Irpan Rido, Kepala Disparbud Rokan Hulu Yusmar dan lainnya.

Sebelum dipotong, Bupati Sukiman lebih dulu mendandani sapi kurbannya memakai bedak dan alat lainnya, disaksikan ratusan masyarakat.

Pasca menyaksikan sapi kurbannya dipotong, Bupati Sukiman mengatakan berkurban merupakan representasi dalam meneladani pengorbanan nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan anaknya nabi Ismail AS demi Allah SWT.

Sukiman sangat mengharapkan masyarakat Rokan Hulu ikut meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dan mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari, demi pembangunan Kabupaten Rokan Hulu yang lebih baik lagi.

Sukiman mengharapkan, pengorbanan Nabi Ibrahim harus menjadi pelajaran bagi umat Muslim di Kabupaten Rokan Hulu untuk siap berkorban dalam mengisi pembangunan.

“Tak hanya pemikiran, berkurban seperti ini juga salah satu bentuk berkurban, dalam artian untuk kemajuan daerah, karena ini bentuk keihklasan dalam membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu,” jelas Sukiman, Ahad.

Masih di tempat sama, Sekda Rokan Hulu juga Ketua Umum Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu H. Abdul Haris mengatakan pada musim kurban 2019, jumlah hewan kurban dipotong di lingkungan Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu ada 73 ekor, termasuk seekor milik Bupati Sukiman berbobot sekira 125 kilogram.

Haris mengaku, hewan kurban tersebut berasal dari berbagai kalangan, bukan hanya Bupati Rokan Hulu, tapi ada milik pejabat daerah, Instansi, perusahaan dan masyarakat, terdiri-dari 66 ekor sapi, sedangkan tujuh ekor lagi adalah kambing atau domba.

Haris menyebutkan, setelah dilakukan pemotongan, daging hewan kurban akan dibagikan langsung ke farkir miskin serta masyarakat yang tinggal di sekitaran Masjid Agung.

Sedangkan untuk masjid yang tidak memang memotong hewan kurban dibantu, sehingga seluruh masyarakat sampai ke pelosok merasakan daging hasil kurban.

Haris menuturkan, dari 73 ekor, hanya 22 ekor hewan kurban dipotong di belakang Masjid Agung Islamic center. Selebihnya 56 ekor dibagikan ke desa-desa terpencil atau perbatasan.

“Masjid-masjid yang tidak memotong kurban juga kita bantu dengan harapan semua masyarakat ikut mencicipi daging kurban,” harapnya.

Haris mengaku, pembagian daging kurban tahun ini berbeda. Bila tahun sebelumnya pakai kupon, di tahun ini daging kurban diantar ke rumah-rumah warga penerima.

Selain itu, Haris mengungkapkan, Setdakab Rokan Hulu menjadi OPD yang terbanyak menyumbangkan hewan kurbannya ke pengurus Maasjid Agung Islamic Center, yakni sekira enam ekor hewan kurban.(adv)

Comments

News Feed