oleh

Tiap Tahun ‘Produksi’ Kabut Asap, Riau Dapat Warning

 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo dan Menteri LHK Siti Nurbaya merupakan pejabat tinggi negara yang turun langsung meninjau kawasan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Setelah meninjau wilayah kebakaran lebih kurang 1,5 jam melalui udara di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, kemudian rombongan mendarat di Desa Sering, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

Di Pelalawan, setelah turun dari heli yang mereka tumpangi, rombongan terlihat langsung bergerak menuju lokasi Karhutla dengan menggunakan bus dan sejumlah kendaraan lainnya dengan pengawalan ketat dari petugas. Rombongan menuju ke sebuah titik bekas kebakaran di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 23 yang tak jauh dari areal Teknopark.

Menurut penuturan Bupati Harris, rombongan menteri dan para Jendral ini selain memantau karhutla di Pelalawan khususnya di kawasan Taman Teso Nilo.

Sementara menurut Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, usai melakukan peninjauan Panglima TNI, Kapolri, BNPB dan Menteri LHK memberi peringatan (Warning) agar ke depan jangan ada lagi kebakaran lahan di Provinsi Riau seperti saat ini. Para pejabat tinggi negara juga mengimbau kepada masyarakat agar sama-sama menjaga Riau tidak ada lagi kebakaran. Ke depan diharapkan untuk bersinergi dalam konteks menjaga Riau dari Karhutla.

Usai melakukan peninjauan di Desa Sering, rombongan kembali ke Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Setelah itu rombongan Panglima dan Kapolri sekitar pukul 12.30 WIB terbang menuju ke Palembang, Sumatera Selatan.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Tamrin meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya untuk mencabut izin perusahaan jika terbukti melakukan pembakaran lahan. Dewan menilai pemerintah harus tegas dan tak cukup hanya dengan memberi sanksi saja.

Sebagaimana diketahui, Menteri LHK bersama Panglima TNI, Kapolri dan jajaran melakukan kunjungan kerja untuk memantau langsung Karhutla yang telah meluas di Riau. Menteri LHK juga mengancam akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang bandel membakar lahan.

Menteri harus mengambil langkah mencabut izin perusahaan pembakar lahan tersebut sebab rakyat Riau sudah bosan dengan kondisi kabut asap yang terjadi selama ini. Selama ini hanya bilang ancam akan dicabut. Tapi tak dicabut-cabut. Rakyat Riau sudah bosan. Kita tak mau perusahaan itu hanya digertak sambal saja. Setelah keluar warning dari pemerintah pusat, apakah langkah yang akan diambil pemerintah daerah untuk mengatasi produksi asap akibat karhutla yang masih saja terus terjadi?***

Comments

News Feed