oleh

Tak Patuhi Aanmaning, Pengadilan Bakal Eksekusi Lahan di Kelurahan Sidomulyo Barat

PEKANBARU (HR)-Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru akan mengeksekusi lahan seluas dua hektare di Jalan Fajar Gang Pandu, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, berdasarkan putusan pengadilan.

Upaya paksa itu bakal ditempuh, jika pihak tergugat tidak bersedia menyerahkan lahan itu secara sukarela.

Adapun pihak tergugat dalam perkara itu adalah Agus Sopyan Harahap dan kawan-kawan. Terhadap pihak tergugat, pihak pengadilan telah melayangkan pemanggilan untuk melaksanakan keputusan perkara persidangan secara sukarela. Namun aanmaning itu tidak diindahkan.

“Kemarin tidak datang semuanya (pihak tergugat,red),” ujar Tumiran selaku Juru Sita PN Pekanbaru, Kamis (15/8).

Terhadap hal itu, Tumiran mengatakan pihaknya akan kembali melayangkan surat ke pihak tergugat. Harapannya, tergugat hadir dan bersedia melaksanakan keputusan pengadilan secara sukarela.

“Kita panggil lagi nanti tanggal 4 September. Tadi kan kata Pak Wakil (Wakil Ketua PN Pekanbaru,red), kalau tak datang juga, lanjut saja. Sita aja,” tegas Tumiran.

Diketahui, dalam perkara itu saling berhadapan Erfi Ridawani dkk dengan Agus Sopyan Harahap dkk. Memakan waktu yang cukup panjang, akhirnya Erfi selaku penggugat memenangkan perkara tersebut berdasarkan putusan PK Mahkamah Agung (MA) Nomor : 506 PK/Pdt/2018 tanggal 6 Agustus 2018.

“Tentunya kita berharap para tergugat dalam tenggang waktu tersebut (8 hari setelah aanmaning,red), dengan itikad baik, menyerahkan secara sukarela tanah terperkara,” kata Firdaus Ajis selaku Penasehat Hukum pihak penggugat saat dihubungi terpisah.

“Oleh karena ini merupakan putusan terakhir dari pengadilan, dan harus kita hormati bersama,” sambung Firdaus.

Jika pihak tergugat tidak juga mengindahkan aanmaning tersebut, maka pihak penggugat kata Firdaus, akan memohon kepada Ketua PN Pekanbaru untuk dilaksanakan eksekusi atas tanah tersebut.

“Sehingga hak-hak klien kami dapat kembali kepadanya sesuai yg diamanatkan dalam putusan Peninjauan Kembali MA RI tersebut,” pungkas Firdaus Ajis.(dod)

Comments

News Feed