oleh

Disperindag Bengkalis Taja Pelatihan Menjahit

 

BENGKALIS-Pembinaan terhadap pelaku usaha industri kecil menengah (IKM) merupakan tugas bersama yang harus diemban dan dilaksanakan secara kontinu, sistematis dan terpadu, baik pemerintah dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis, lembaga non pemerintah dan pihak swasta.

Saat ini ada sekitar lebih kurang 4 ribu IKM di Kabupaten Bengkalis, tumbuh kembangnya tidak terlepas kemampuan para pelaku usaha untuk mampu menciptakan kreasi–kreasi produk baru, kualitas produk yang baik, manajemen dan strategi pemasaran sehingga mampu menarik minat konsumen untuk membeli dan menggunakan produk–produk yang dihasilkan oleh IKM.

Pendidikan dan pelatihan merupakan kunci untuk terus dapat melakukan perbaikan dan meningkatkan kemampuan. Dengan mengikuti pelatihan para pelaku usaha diharapkan akan muncul ide–ide baru, keahlian dan motivasi untuk bisa memajukan kegiatan industri untuk lebih berkembang lagi.

Demikian pesan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindutrian Kabupaten Bengkalis, H. Raja Arlingga pada acara Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar, Rabu (31/7/2019).

Menurutnya, program pembinaan kepada pelaku usaha penggerak sektor industri khsususnya IKM harus terus dilakukan. Peningkatan keahlian harus disertai dengan peningkatan motivasi sehingga, sinkronisasi skill, knowledge, dan motivasi akan memacu kreativitas dan keinginan berusaha untuk lebih maju lagi.

“Penyelenggaraan pelatihan menjahit tingkat dasarmerupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil dan kompeten sesuai kebutuhan industri, agar mampu mengisi lowongan kerja yang ada di industri atau membuka lapangan pekerjaan bar. Setidaknya melalui pelatihan ini, ibu-ibusekalian akan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri,” ujarnya.

Ia berharap melalui pelatihan ini akan memacu peserta untuk lebih berprestasi dalam mengembangkan usahanya dan dapat menerapkan ilmu yang didapat selama pelatihan ini .

“Kepada Lembaga Khursus dan Pelatihan (LKP) Ratu Mode Provinsi Riau khususnya kepada instruktur pelatihan saya ucapkan terimakasih sebesar – besarnya atas waktu dan tenaganya untuk memberikan materi – materi dan praktek langsung kepada para peserta yang mengikuti pelatihan ini,” ujar.

Ditambahkan Kepala Dinas, sesuai hasil Musrembang tingkat kecamatan, pelatihan seperti ini diharapkan bisa dilaksanakan oleh Disdagperin setiap tahunnya. (man)

Comments

News Feed