oleh

Tiga Parpol Bocorkan Jatah Menteri dari Jokowi

JAKARTA (HR)-Presiden RI, Joko Widodo dikabarkan telah mengantongi nama nama menteri kabinet yang akan membantunya menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan pada masa periode keduanya.

Mantan Gubernur DKI ini juga telah menyebbutka bahwa jatah kursi itu 45 persen berasal dari Partai Politik (Parpol) dan 55 persen berasal dari kalangan profesional.

Tiga partai masing masin PPP, Golkar dan PKB sudah terlebbih dahulu membocorkan jumlah menteri yang akan mereka dapatkan nantinya dari 45 persen yang tersedia.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebut mendapat jatah kursi menteri dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. PPP mengaku mendapat lebih dari satu kursi menteri dari Jokowi.

“Insyaallah jumlahnya lebih dari satu. Pokoknya lebih dari satu,” ujar Sekjen PPP Arsul Sani di Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.

Arsul menyebut, Jokowi baru memberikan jumlah saja untuk PPP. Sedangkan pos menteri, belum diberitahu.

Golkar dipastikan mendapat jatah menteri dari Jokowi. Sampai saat ini, Jokowi masih enggan menyebut berapa kursi menteri untuk Golkar.

Meski begitu, Golkar sendiri mengaku, partai identik dengan warna kuning itu diberi tiga jatah menteri oleh Jokowi. Golkar lantas menyebutkan tiga calon menteri tersebut.

“Tiga menteri. Airlangga, Agus Gumiwang, dan Satya Widya Yudha. Sementara itu,” kata orang dekat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada Merdeka.com.

Tiga kursi menteri ini lebih banyak dibanding dengan periode pertama hanya satu. Jatah itu bukan hanya karena Golkar partai pendukung. Di sisi lain, Golkar merupakan partai pemenang kedua di Pemilu 2019.

Partai lainnyya yang membocorkan yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai pimpinan Muhaimin ini menyatakan mendapat jatah tiga kursi menteri dari Jokowi. Tiga menteri itu adalah Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora), Menteri Tenaga Kerja (Menaker), dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes-PDTT).

Di periode kedua ini, PKB yakin jatah kursi kepada partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu bakal ditambah Jokowi. PKB mempercayai Jokowi memberikan berapapun kursi kabinet. PKB pun bakal manut saja dengan hak prerogatif presiden.

“Katanya begitu kalau kita bersyukur akan ditambah. Jadi itulah, PKB bersyukur maka mudah-mudahan ditambah,” kata Sekretaris Jenderal PKB Jazilul Fawaid, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.(lpc/eka)

Comments

News Feed