oleh

Gelanggang Permainan di Tembilahan Tutup, Masyarakat Protes

INHIL (HR) – Penutupan gelanggang permainan (Gelper) di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau oleh instansi terkait berujung protes dari sebagian masyarakat.

Hal itu dilihat dari aksi yang dilakukan ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Pemuda dan Masyarakat Peduli Inhil (PMPI). Unjukrasa berlangsung di Gedung DPRD Indragiri Hilir, Kamis 5 September 2019.

Massa menilai penutupan gelper berimbas dan mengakibatkan ratusan orang kehilangan pekerjaan.

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said hadri dan menyambut langsung kedatangan para demonstran.

Selanjutnya diadakan audiensi dengan perwakilan aksi di ruang Banggar DPRD Inhil.

Dalam pertemuan itu juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Junaidi dan Kepala Satpol PP, TM Syaifullah, Sekretaris Kesbangpol Inhil Marlis Syarif, dan perwakilan dari Badan Perizinan dan Dispenda Inhil.

Namun pada kesempatan itu, tak terlihat anggota komisi I maupun anggota DPRD lainnya. Dari informasi yang didapat, para anggota dewan itu sedang dinas keluar daerah.

“Iya, kawan-kawan lainnya sedang dinas luar,” kata Yusuf Said usai pertemuan, kepada awak media.

Padahal, surat pemberitahuan adanya aksi damai ini sudah masuk dan diterima dewan pada Senin yang lalu.

“Karena dari awal saya yang menerima aduan masyarakat, jadi saya harus hadapi masyarakat yang datang hari ini,” ungkap politisi Golkar ini.

Di penghujung pengabdiannya sebagai wakil rakyat, Yusuf Said berharap persoalan ini bisa selesai dengan baik. (rmc/tim)

Comments

News Feed