oleh

65 Anggota DPRD Riau Dilantik, Siapa yang Termuda?

PEKANBARU (HR) – Suasana tidak biasanya terlihat di gedung wakil rakyat Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jumat 6 September 2019.

Sebanyak 65 anggota DPRD Provinsi Riau Priode 2019-2024 dilantik. Menariknya dari puluhan anggota yang dilantik itu ada sosok, Muhammad Aulia. Ia masih berusia 25 tahun dan menjadi anggota dewan termuda tahun ini di bumi lancang kuning.

Aulina sukses mendapat suara tertinggi bersama partainya Gerindra, Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru pada Pemilu 2019.

Sebagai anggota DPRD Riau termuda, pemuda kelahiran Pekanbaru, 30 November 1993 ini, memiliki harapan agar parlemen periode ini dapat mengakomodir kebijakan-kebijakan daerah yang pro terhadap pengembangan pemuda Riau dan digital economy.

“Saya ingin menunjukkan bahwa eksistensi pemuda/pemudi Provinsi Riau juga untuk kualitas parlemen yang lebih baik. Dengan adanya politikus muda, saya berharap dapat membantu membenahi parlemen di masa depan, khususnya terkait transparansi anggaran dan kinerja dalam platform digital yang dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses dan terlibat langsung dalam pengawasannya,” ujar Aulia dilansir dari laman Riaumandiri.co.

“Saya juga ingin membentuk gerakan politik muda parlemen dalam rangka mengembangkan potensi Provinsi Riau, baik dalam skala nasional maupun internasional,” tegas Aulia.

 

 

Namun demikian, kata Aulia, semua gerakan politik muda parlemen ini tetap mengedepankan etika dan kesantunan politik yang bermartabat.

“Saya juga ingin masyarakat bisa melihat bahwa politik bukanlah sesuatu yang ‘semrawut’ atau penuh dengan persaingan. Saya ingin menampilkan demokrasi yang sehat dan santun. Saya menawarkan pendidikan politik ke publik lewat keteladanan dan sikap antikorupsi, serta menolak politik uang,” jelas Aulia.

Tidak hanya itu. Politisi masa depan Gerindra ini juga menyampaikan akan memberi perhatian serius kepada persoalan pendidikan, kesehatan, dan kewirausahaan muda dalam penguatan potensi daerah.

“Kita harus mengubah pandangan politik secara perlahan, khususnya untuk para anak-anak muda Bumi Lancang Kuning, penerus estafet kepemimpinan 5-10 tahun ke depan. Pemuda/pemudi harusnya lebih bahagia ketika diberi jala, dibanding diberi ikan, karena jala akan memberikan kesempatan pemuda/pemudi kita untuk terus produktif dalam menghasilkan ikan,” sambung Aulia.

Di luar tugasnya sebagai legislator, bersama Tokoh Wirausaha Nasional, Sandiaga Uno, Aulia juga ingin menguatkan sektor UMKM lewat Gerakan Nasional Kewirausahaan “OK OCE” dan Pembinaan Angkatan Muda yang siap kerja bersama “Rumah Siap Kerja”. (rmc/tim)

Comments

News Feed