oleh

Disdik Diinstruksikan Liburkan Sekolah

PEKANBARU (HR)- Gubernur Riau menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten/Kota, yang pagi ini terdampak kabut asap diminta untuk meliburkan sekolah.

Sebab Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru merilis di laman website nya bahwa kualitas udara di pekanbaru sudah masuk kategori tidak Sehat. Pada pukul 07.00 WIB dilihat dari parameter PM10, kualitas udara Pekanbaru pada angka 232.50 ugram/m3. Hal ini tentu menandakan bahwa kualitas udara sudah membahayakan.

“Kalau udara sudah tidak sehat, saya sudah sampaikan kepada dinas pendidikan silakan diliburkan sekolah,” katanya usai menghadiri acara HAORNAS di GOR Tribuana, Senin (9/9/2019).

Namun tidak semua sekolah yang ada di daerah diliburkan. Sebab, masing-masing daerah kondisi udaranya berbeda-beda. “Barangkali tidak semua yang diliburkan karena setiap daerah berbeda. Seperti ada daerah yang titik apinya satu. Tapi apabila patut diliburkan, silakan diliburkan,” tambahnya.

Selain itu, Syamsuar juga meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk memantau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang ada. “Tadi saya bilang ke dinas pendidikan dan dinas kehutanan Riau untuk terus memantau ISPU, sehingga mudah mengambil langkah ketika udara tidak sehat dan berbahaya,” Singkat dia.

Di samping itu, Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki, mengatakan hari ini Pekanbaru memang diselimuti asap. “Ada empat wilayah yang diselimuti asap yakni Pekanbaru, Inhu, Dumai dan Pelalawan,” cakapnya. Akibat kabut asap tersebut, jarak pandang di 4 wilayah tersebut juga sangat terbatas dan terparah itu di Kota Pekanbaru yakni hanya 2 Kilometer. “Sementara 3 daerah lainnya jarak pandangnya adalah 3 kilometer,” tutupnya.(mal)

Comments

News Feed