oleh

Perguruan Pencak Silat PSHT Kampar Wisuda 51 Anggota Baru

BANGKINANG (HR) – Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Tarate (PSHT) Cabang Kabupaten Kampar, mewisuda 51 anggota baru tingkat 1 Tahun 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pedepoka PSHT Kampar Desa Sei Lambu Makmur Kecamatan Tapung, yang langsung dihadiri oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Senin (9/9) kemarin.

Dikatakan Pimpinan Perguruan PSHT Cabang Kampar Munari bahwa kegiatan wisuda ini dibawah komando Majlis Luhur Pusat Madium, Capt. Tjahjo W.Gerilyanto dan Ketua Cabang Kampar Raden Tumenggun Munari Adipuro, dalam bulan Suro atau Muharam sebagai tradisi dari tahun ke tahun, sekaligus untuk terus meningkatkan jumlah anggota.

” Pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate ada 51orang yang terdiri dari 14 ranting,” ujarnya.

Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ini terbentuk di Kabupaten Kampar pada tahun 1993. Pertama kali berdirinya di Desa Sei Lambu Makmur ini, bersamaan dengan berdirinya di Kodim 0313/KPR, selanjut nya pada tahun 2003 berdiri di Batalyon Ifanteri 132/Bima Sakti Bangkinag.

“Saat pertama kali berdirinya pedepokan PSHT Cabang Kampar ini, siswa dari Kodim 0313/KPR ada 53 orang. Dari Batalyon 132/BS 1 periode ada 300 orang, itu mulai dari perwira, prajurit dan juga ada dari masyarakat,” paparnya.

Sejak tahun 1993, lanjutnya, anggota PSHT hingga saat ini berjumlah sebanyak 1300 Pendekar. Dengan pusat perguruan pencak silat PSHT ini di Madium Jawa Timur.

“Setiap ada even PSHT selalu ikut serta dalam perlombaan mulai dari tingkat daerah, provinsi maupun nasional. Pada saat Porprov kemaren ‘alhamdulillah’ atlet dari PSHT Kampar berhasil meraih 5 emas, 8 perak, 4 perunggu dan mendapat nomor urut 5 ditingkat nasional,”imbuhnya.

Adapun tujuan PSHT ini, untuk menyetak manusia yang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dan menjadi budi luhur yang mengutamakan kepentingan orang banyak dari pada kepentingan diri nya sendiri, dimanapun tempat mereka berada memiliki jiwa sosial tinggi dan dapat menjadi contoh dan panutan di tengah – tengah masyarakat.

Sementar itu, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menuturkan bahwa seluruh warga PSHT harus mampu membawa diri, menahan diri, berhati bersih dan bermanfaat di tengah – tengah masyarakat, dan berguna bagi sesama.

Ia berharap, agar warga PSHT di bidang atlet bisa menjadi atlet yang berprestasi, karna PSHT ini tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Pemerintah terus akan mendukung PSHT karna akan membawa nama baik Daerah.

“Pemerintah akan memberikan atensi khusus melalui dinas dispora bagaimana memperbanyak para atlet dan memberikan perhatian khusus kepada pesilat – pesilat Kabupaten Kamapar,” ungkap Bupati.

Tampak hadir pula dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga M Yasir, Anggota DPRD Kampar Dapil III Sri Mulyani, Majlis Luhur Pusat Madium, Capt. Tjahjo W.Gerilyanto, SH.MH.MMar, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Kepala Dinas Dispora M Yasir, Camat Tapung Irwansyah, Kepala Desa Sei Lambu Makmur Kawit Hudi Antoro, Kepala Desa Sibuak Muizin, Sumadi warga tingkat 2 PSHT Provinsi Riau juga menjabat sebagai pengurus IPSI Riau, Nurudin tingkat 2 PSHT Provinsi Riau juga pengurus IPSI Riau, Pimpinan Cabang PSHT Bengkalis tingkat dua Wito dan Yanto, Pimpinan Cabang Siak Mutarong Mogiono.(mri)

Comments

News Feed