oleh

Asap Belum Teratasi, Mahasiswa UR Geruduk Kantor Gubernur Riau

PEKANBARU (HR)-Mahasiswa akhirnya turun ke jalan menyikapi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karthula). Menurut mereka, akibat bencana ini telah merugikan semua pihak, termasuk kesehatan masyarakat.

Aksi itu mereka lakukan di halaman kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Kamis (12/9). Aksi tersebut digawangi mahasiswa dari Universitas Riau (UR).

Alfi, salah seorang pendemo mengatakan, bencana asap ini telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Hampir seluruh kabupaten/kota di Riau merasakan dampak kabut asap ini.

Akibatnya udara di Riau tidak lagi sehat dan ribuan warga terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

“Kami sudah dapat data bahwa masyarakat sudah banyak terkena ISPA, tentu kami sebagai mahasiswa tidak bisa diam saja,” kata mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UR itu dalam aksi dikawal ketat aparat kepolisian.

Mereka juga menyesalkan sikap Gubernur Riau, Syamsuar, yang memilih berada di luar negeri di saat Bumi Lancang Kuning terpapar asap.

“Tentunya kami sangat kecewa dengan Gubri yang pergi ke Thailand, karena di sini adalah rumah dia, dan juga memiliki kekuasaan tertinggi di Riau,” tambah Dodi yang merupakan Perwakilan Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) UR .

Dalam aksi tersebut, ratusan mahasiswa itu mendesak pemerintah menindak tegas dan mencabut izin koorporas yang terbukti bersalah melakukan pembakaran hutan dan lahan.(mg1/dod)

Comments

News Feed