oleh

Pertumbuhan Ekonomi 2018 di Bawah Target APBN

JAKARTA (HR)- Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyebutkan pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan untuk tahun ini di angka 5,2 persen.

Angka ini lebih rendah dari target yang dipatok dalam APBN 2018 sebesar 5,4 persen. “Prediksi pemerintah untuk semester II, dengan pencapaian di semester I estimasi 5,1 persen, maka di semester II akan naik 5,3 persen sehingga rata-rata setahun 5,2 persen,” kata Askolani saat rapat dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin (23/7).

Hal ini sekaligus diungkapkan untuk menjawab sejumlah anggota Banggar yang mempertanyakan kenapa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi semester II sebesar 5,3 persen. Baca juga: Strategi Capai Pertumbuhan Ekonomi 52 Persen Tahun Ini Untuk semester I, pemerintah juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen, di mana realisasinya akan diumumkan saat Badan Pusat Statistik ( BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi semester I nanti.

“Pertumbuhan ekonomi kenapa 5,3 persen, tentunya mempertimbangkan banyak aspek. Pemerintah sangat ingin dan berupaya untuk bisa lebih tinggi. Tetapi, tentunya kami harus buat prediksi yang lebih realistis dengan tantangan global yang cukup banyak,” tutur Askolani.

Target pertumbuhan ekonomi semester II 2018 dinilai akan didorong oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang diharapkan bisa mencapai 5 persen atau lebih. Pendorongnya bisa dari sejumlah event internasional yang diadakan selama semester II, seperti Asian Games di Jakarta dan Palembang hingga IMF-World Bank Annual Meeting di Bali.(kpc)

Comments

Komentar

Berita Terbaru