oleh

Karyawan PT Djitoe Meninggal di Mess

BATUAJI (HR)-Pramudji Hardo, karyawan PT Djitoe, yang berada di Tanjung Uncang, Batuaji diketahui meninggal di mess perusahaan tersebut, Selasa (26/3) sekira pukul 04.30 WIB subuh kemarin.

Informasi di lapangan, awalnya Badrudin yang juga karyawan perusahaan itu mendengar suara dengkuran kuat di mess. Penasaran dengan suara itu, lalu ia pun keluar dari kamarnya.

Setelah keluar dari kamar Badrudin pun melihat korban sudah tergeletak di lantai depan kamar mandi. Saat itu juga Badrudin memanggil nama korban. Namun tak ada jawaban.

Seketika itu pun Badrudin memanggil Michael, sekuriti yang di ada di mess. Setelah Michael datang sepakat akan dibawa kerumah sakit namun korban sudah tidak bergerak dan tak tertolong lagi.

Kemudian, Stevanus dirinya ditelpon oleh Badrudin mengatakan ada karyawan yang meninggal dunia di mess atas nama Hardo. Kemudian dirinya pun langsung ke perusahaan dan ternyata benar jika korban telah meninggal dunia.

“Awalnya kami kaget setelah dibangunkan oleh Badrudin serta menyatakan bahwa korban tergeletak didepan kamar mandi dan ngorok-ngorok,” kata Stevanus dilansir dari haluankepri.com saat itu.

Setelah itu, mereka keluar dan akan bawa ke rumah sakit, namun tak berapa lama korban tak bernapas lagi. Melihat korban tergeletak dikamar mandi, lalu mereka menelpon anggota Polsek Batuaji.

Tak lama itu, anggota Polsek Batuaji dan Tim Inafis Polresta Barelang melakukan olah TKP. Kemudian jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe membenarkan kejadian tersebut. Saat olah TKP, tim Inafis pun tak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh almarhum. Akan tetapi, dikamar almarhum ditemukan pil Cetoconozale.

“Saat olah TKP, tak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dibagian tubuhnya korban. Hanya saja dikamar almarhum ditemukan pil Cetoconozale,” ujarnya lagi.

Setelah divisum, rencana juga almarhum akan dimakamkan di Solo sesuai permohonan keluarganya.(hkc/dod)

Comments

Berita Terbaru