oleh

Caleg DPRD Kota dari Hanura Dilaporkan ke Bawaslu Pekanbaru

PEKANBARU (HR)- Warga Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, berinisial TF (30) melaporkan oknum Ketua RT dan Calon legeslatif dari Partai Hanura, karena diduga melakukan politik uang (Money Politics) ke Kantor Bawaslu Kota Pekanbaru, Selasa (23/4).

TF mendatangi Kantor Bawaslu Pekanbaru dan menyerahkan barang bukti, berupa uang sebesar Rp200 ribu berikut contoh surat suara dari Caleg tersebut. “Amplop yang berisi uang yang diserahkan Ketua RT untuk saya dan istri agar memilih Caleg nomor urut satu dari Partai Hanura, KH berikut contoh surat suaranya,” kata TF.

Pekerja Buruh Harian Lepas (BHL) tersebut mengaku menerima amplop berisi uang sebesar Rp200 ribu, dua hari sebelum Pemilihan Umum (Pemilu), Senin (15/4). Merasa khawatir menerima uang dari dugaan money politik, TF didampingi dua saksi mendatangi dan melaporkannya ke Kantor Bawaslu Pekanbaru.

Ketua Bawaslu Kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution mengatakan akan mengkaji terlebih dahulu laporan itu. “Dalam dua hari ini akan dikaji, apakah laporan tersebut sudah terpenuhi syarat formil dan materilnya,” tutup Indra.

Di waktu terpisah, Caleg dari Partai Hanura, berinisial KH saat dikonfirmasi melalui telepon seluler terkait laporan di Bawaslu Pekanbaru, malah menanyakan siapa yang membagi uang. “Oh kacau juga ya,” kata KH. Menurutnya, itu harus jelas juga, apakah itu perasaan saja, apakah memang ada buktinya. KH mengaku kaget. Ia mempertanyakan siapa yang melakukan itu. Ketika ditanyakan, ada bukti yang disertakan pelapor berupa contoh surat suara milik KH.

Ia menyatakan contoh surat suara itu umum. “Kalau memang ada yang kurang berkenan barangkali. Rival-rival ketika berkompetisi kemarin membuat hal-hal sedemikian, bisa saja kan. Harus jelas juga. Menurut saya nggak tahu yang dilaporkan siapa dan apa yang dilaporkan. Saya No Comment dulu,” kata KH.

KH menyatakan, masih konsentrasi pada penghitungan suara hingga sampai pleno di Kecamatan selesai. Ketika ditanyakan kembali, bagaimana laporan di Bawaslu Kota Pekanbaru, menurutnya hal itu kewenangan Bawaslu dan mengaku siap, jika dimintai keterangan oleh Bawaslu Pekanbaru. (war)

Comments

News Feed