oleh

Hanya 40 Unit Berfungsi

PEKANBARU (HR)- Dari 276 unit alat perekam transaksi (Tapping Box), yang terpasang di sejumlah hotel, restoran dan rumah makan, hanya 40 unit saja yang berfungsi, sedangkan 236 sisanya diketahui rusak, padahal pemasangan yang dilakuan pihak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, bertujuan agar pembayaran pajak yang disetorkan wajib pajak lebih transparan.

Sekretaris Bapenda Pekanbaru, Norpendike Prakarsa, menjelaskan, meski mayoritas Tapping Box yang terpasang tak berfungsi, namun Bapenda tak bisa memperbaikinya. Sebab alat perekam transaski tersebut merupakan bantuan dari Bank RiauKepri (BRK).
“Sifatnya kan bantuan, kalau rusak tentu BRK yang akan berkoordinasi dengan vendornya. Kita Bapenda hanya menggunakan saja,” jelasnya.

Dengan banyaknya Tapping Box tak berfungsi, Norpendike mengakui, banyak wajib pajak curang dalam membayarkan kewajibannya. Bagi yang kurang bayar, Bapenda akan memanggil Wajib Pajak (WP) tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan. “Yang kekurangan bayar, nantinya kita panggil dan periksa. Mereka harus bayar kekurangannya,” jelas Norpendike.

Meski dengan kondisi yang disebutkan, namun tahun 2019 ini Bapenda kembali mendapat bantuan dari BRK, berupa 133 unit Tapping Box lagi. Untuk mengejar target tahun lalu, yakni akan memasang sebanyak 400 unit Tapping Box di sejumlah Wajib Pajak, diantaranya, rumah makan, restoran, hotel dan lainnya.(her)

Comments

Berita Terbaru