oleh

Gencar Razia THM

PEKANBARU (HR)-Jelang masuknya bulan suci Ramadan, razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru digencarkan. Alhasil, petugas berhasil menemukan barang bukti narkoba, dan puluhan orang yang diduga sebagai pengguna barang haram tersebut.

Seperti yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam beberapa hari terakhir.

Untuk institusi yang disebut terakhir, pada pekan kemarin, telah dua kali melakukan aksi bersih-bersih di THM di Kota Bertuah ini.
Razia pertama dimulai pada Rabu (1/5) malam hingga Kamis (2/5) dini hari. Sebanyak 10 tempat didatangi. Yaitu, Koro-koro Pekanbaru, Family, Box di Jalan HR Soebrantas. Lalu, Surya Citra Hotel, Happy Puppy di Jalan Riau, Hotel Grand Ellite, dan Family Box di Jalan Tuanku Tambusai. Serta, Hotel Alpha, Terminal 8, Happy Puppy di Jalan Jenderal Sudirman, dan Hotel Furaya.

Dalam kegiatan tersebut, institusi yang dipimpin Kombes Pol Suhirman itu berhasil mengamankan 13 orang pengunjung yang positif menggunakan narkoba. Enam orang perempuan, dan sisanya laki-laki.

Tidak hanya itu, polisi juga mendapatkan seorang pengunjung di Koro-koro Pekanbaru yang membawa 15 paket kecil sabu-sabu.
Berselang sehari, atau Jumat (3/5) malam hingga Sabtu (4/5) dini hari, razia dilanjutkan di 10 tempat. Yaitu, Star City, Grand Dragon Pub & KTV, Arena Billiard di Jalan Kuantan Raya. Berikutnya, MP Club dan K Cube Pool dan New Paragon di Jalan Sultan Syarif Kasim. Lalu, Family Box di Jalan Imam Munandar, Kezya Karaoke dan Pelangi Karaoke di Jalan Tuanku Tambusai serta Permata KTv.

Dari 10 tempat itu, petugas mengamankan 23 orang pengguna narkoba. Dengan rincian 9 orang wanita, dan 14 orang laki-laki. Selain itu, polisi juga mendapat beberapa butir pil ekstasi tak bertuan.

“Kami akan melakukan penyelidikan ulang kepada 23 orang pengunjung ini untuk menemukan siapa pemilik barang haram tersebut,” ujar Kombes Pol Suhirman, usai kegiatan.

Lebih lanjut, Suhirman menyebut kegiatan ini merupakan bentuk lanjutan dari pihaknya. Setelah sehari sebelumnya juga melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam. Selain itu pihaknya juga terus meningkatkan sinegritas dengan TNI.

“Dari hasil razia kali ini, kami belum menemukan adanya oknum anggota, baik itu dari Polri sendiri maupun TNI di tempat hiburan malam,” sebut dia.
Razia kemudian dilanjutkan oleh BNNP Riau, pada Sabtu malam hingga Minggu (5/5) dini hari. Kegiatan itu dipimpin Kabid Pemberantasan BNNP Riau AKBP Haldun.

Dalam kegiatan tersebut, BNNP Riau menjaring 18 pengunjung yang terbukti positif menyalahgunakan narkoba dalam razia yang digelar di 10 THM di Pekanbaru.

“Hasilnya ada 18 orang yang berhasil kita amankan. Tiga di antaranya wanita,” kata Haldun.
Menurut Haldun, razia digelar secara acak dengan pemeriksaan urine langsung di lokasi. Selain mengamankan belasan penyalahguna narkoba, petugas turut menemukan tujuh butir pil ekstasi dan satu paket ganja kering.

Ekstasi dan ganja kering itu diduga dibuang oleh para pengunjung sehingga tidak diketahui siapa pemiliknya.
Lebih jauh, untuk para penyalahguna narkoba yang ditunjukkan dengan hasil urin positif, Haldun mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Mereka semua pun digelandang ke kantor BNNP Riau di Jalan Pepaya Pekanbaru.

“Yang positif diserahkan ke Bidang Rehabilitasi untuk dilakukan asesmen,” imbuh dia.

Sejumlah pusat hiburan malam yang menjadi sasaran petugas adalah Koro-koro Pekanbaru, Family Box Jalan HR Soebrantas, Purnama Arengka, RP International, Sago KTv di Furaya Hotel, Permata KTv, Embassy Pekanbaru di Hotel Jatra, Star City, New Paragon dan Queen Club.

Sarang Narkoba

Sebelumnya, Deputi Bidang Pemberantasan BNN Pusat Irjen Pol Arman Depari sempat menyentil soal cukup banyak pusat hiburan malam di kota Pekanbaru yang menjadi sarang narkoba.

Dia pun meminta kepada penegak hukum setempat agar segera melakukan tindakan bersih-bersih secara menyeluruh sebagai bagian dari perang pemerintah melawan narkoba.

“Saya mencatat masih banyak tempat hiburan di Pekanbaru yang kurang terawasi. Saya ingatkan sebelum saya turun silahkan dibersihkan. Dan saya janji, saya akan turun jika masih ada,” kata Arman mengingatkan.***(Dod)

Comments

Berita Terbaru