oleh

Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Pembelian Surat Berharga Bank Sumut Senilai Rp177 M

MEDAN (HR)-Kejati Sumatera Utara tengah mengusut dugaan korupsi pembelian surat berharga Medium Team Notes (MTN) oleh PT Bank Sumut milik PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (PT SNP) senilai Rp177 miliar.

Dikonfirmasi, Kasi Penkum dan Humas Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, membenarkan hal itu. Dikatakannya, penanganan perkara dilakukan penyidik bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut.

“Setelah meyakini adanya peristiwa pidana, maka penanganan perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujar Sumanggar kepada haluanriau.co, Selasa (14/5).

Sejauh ini, sebanyak 15 orang telah dimintai keterangan. Belasan orang itu masih berstatus sebagai saksi.

“Kasus ini sudah proses penyidikan, tapi belum ada tersangka. Sudah 15 orang telah dimintai keterangannya sebagai saksi,” sebut dia.

Selain itu, kata dia, penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah dokumen terkait dengan pembelian surat berharga tersebut.

“Dalam waktu dekat akan ditetapkan tersangka setelah pemeriksaan saksi,” tandas Sumanggar.

Dari informasi yang dihimpun, perkara itu terjadi pada tahun 2017 dan 2018. Dimana, ada pembelian atas surat penawaran dari MNC Securitas selaku agen yang tidak sesuai ketentuan SK Direksi PT Bank Sumut.

Pembelian itu dilakukan melalui 3 tahap dengan total Rp177 miliar. Adapun rinciannya, tahap I sebesar Rp52 miliar pada Oktober 2017, tahap II sebesar Rp75 miliar pada Februari 2018, dan tahap III sebesar Rp50 miliar di bulan April 2018.

Sekedar diketahui, PT SNP merupakan adalah anak perusahaan dari PT Columbia yang bergerak di bidang Elektronik, Furniture dan Peralatan Rumah Tangga. Pembelian surat berharga itu merugikan keuangan perusahaan pelat merah tersebut.(dod)

Comments

Berita Terbaru