oleh

Kapolda Akui soal Narkoba, Riau Memprihatinkan

 

PEKANBARU (HR)- Usai melakukan gelar pasukan Operasi Ketupat Muara Takus 2019, Pemprov Riau bersama Kapolda Riau, memusnahkan sejumlah barang bukti hasil tangkapan berupa narkoba dan miras dimusnahkan.
Di mana jelang dan sepanjang Ramadhan ini jajaran Polda Riau berhasil mengamankan 42,5 Kg sabu-sabu, 28.365 pil ekstasi, 14.480 pil happy five, 999,67 gram ganja dan 3.140 miras ilegal.

“Pemusnahan barang haram ini kita lakukan sebagai bentuk komitmen untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di Riau. Karena Riau memang tinggi penggunaannya di Indonsia,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Selasa (28/5).

Kapolda mengatakan, bahwa kondisi Riau saat ini memang memprihatinkan. Ia berharap seluruh pihak ikut berpartisipasi memberantas narkoba di Riau, termasuk masyarakat. Informasi masyarakat penting dalam memgungkap peredaran narkoba. Karena Riau sudah jadi atensi nasional.

Riau sendiri memiliki garis pantai yang panjang yang kerap dijadikan pintu masuk penyelundupan narkoba. Penyelundu menggunakan pelabuhan tikus untuk memasukkan barang haram tersebut.

“Saya sendiri sudah perintahkan kepada Polair, Resnarkoba, serta Polres-polres untuk mengawasi garis pantai timur Riau yang rawan masuk narkoba,” kata Kapolda.

Pemusnahan barang bukti, Polda dan juga BNN Riau menggunakan beberapa metode pemusnahan. Seperti memblender pil extasi dan happy five, membakar ganja dan untuk sabu-sabu menggunakan incenerator. Sedangkan untuk minuman keras dihancurkan menggunakan alat berat, dengan melindas ribuan miras. (nur)

Comments

Berita Terbaru