oleh

Bupati Harris Izinkan Mobil Dinas Dipakai Mudik, Kejari Pelalawan : Ini Kebijakan Baling-Baling

PANGKALAN KERINCI (HR)-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kelompok Jaringan Aktivis Rakyat Indonesia (Kejari) Kabupaten Pelalawan angkat bicara menanggapi kebijakan Bupati HM Harris yang memperbolehkan pemakaian mobil dinas untuk keperluan mudik lebaran.

Pemakaian mobil dinas itu, menurut Bupati, asalkan masih di dalam wilayah Riau.

BACA : Bupati Pelalawan Izinkan Mobil Dinas Dipakai Mudik, Asal Masih di Wilayah Riau

Sekretaris LSM Kejari Pelalawan, Devit Andriadi menyatakan, baru kali ini dirinya mendengar ada kepala daerah yang mengizinkan pemakaian mobil dinas untuk keperluan mudik.

“Ada apa beliau mengeluarkan kebijakan seperti itu? Padahal hampir dipastikan setiap pejabat di lingkungan Pemkab Pelalawan memiliki mobil pribadi sendiri. Malah ada sampai 2 dan 3 mobil,” ujar Devit kepada haluanriau.co, Kamis (30/5).

Diperbolehkannya pemakaian mobil dinas untuk keperluan mudik itu diketahui dari siaran pers Nomor : 047/diskominfo-release/V/2019, Rabu (29/5) kemarin.

Dalam siaran pers itu, sang bupati memberikan alasannya. Yaitu, mobil dinas boleh dipakai mudik lebaran karena mengingat domisili pejabat atau ASN Kabupaten Pelalawan tersebar di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Kendati begitu, Bupati HM Harris tidak menyampaikan, apakah ada sanksi jika mobil dinas tersebut dipakai bepergian ke luar Riau, baik sanksi teguran maupun pemotongan TPP.

“Masa diizinkan dalam wilayah Provinsi Riau, tapi bila keluar provinsi tidak ada sanksi yang jelas. Ini kebijakan baling-baling,” ucap Devit heran.(ton/dod)

Comments

Berita Terbaru