oleh

Alasan Wali Kota Pekanbaru Takbiran Tak Lagi di Jalan Gajah Mada

PEKANBARU (HR)-Pemandangan berbeda tersaji pada gelaran malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri
1440 hijriah di Kota Pekanbaru.

Jika biasanya malam takbiran dipusatkan di jalan Gajah Madha, kali ini dilaksanakan di masjid-masjid, khususnya yang berlabel paripurna.

Malam takbiran kali ini dipusatkan di Masjid Ar-Rahman Pekanbaru, dalam kesempatan tersebut Gubernur Riau Syamsuar dan Wali Kota Pekanbaru Firdaus tampak hadir bersama Forkopimda di masjid yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus dalam sambutannya menjelaskan alasan mengapa malam takbiran tak lagi dilaksanakan di jalanan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Sebenarnya sejak takbiran Idul Adha tahun lalu juga seperti ini. Tujuan kita agar bagaimana masyarakat cinta dengan masjid, karena masjid merupakan benteng utama umat Islam,” ujarnya.

Wali Kota dua periode tersebut juga menambahkan, dengan cara seperti ini gema takbir akan lebih berkumandang di berbagai titik yang tersebar di seluruh Pekanbaru.

“Gema takbir akan lebih khusyuk dan menyentuh hati jika dikumandangkan dari rumah Sang Pencipta. Jika dulu hanya ada 1 titik yakni di (Jalan) Gajah Mada, maka sekarang terdapat 96 titik takbiran yang tersebar di Pekanbaru. Dimana setiap masjid paripurna tingkat kelurahan dan kecamatan yang berjumlah 96 wajib melaksanakan takbiran,” ungkap Firdaus.

Wali Kota Pekanbaru bersama Gubernur Riau serta didampingi Sekdako dan Ketua MUI Kota Pekanbaru lalu menuju teras Mesjid Ar-Rahman guna memukul beduk menandakan takbiran di mulai.(riz)

Comments

Berita Terbaru