oleh

Tak Kunjung Ada Perbaikan, Jalan Runtuh Sungai Raya Sebabkan Macet Panjang

RENGAT (HR)-Kekhawatiran pihak Sat Lantas Polres Indragiri Hulu (Inhu) akhirnya menjadi kenyataan. Jalan lintas provinsi Rengat-Tembilahan tepatnya di Desa Sungai Raya Kecamatan Rengat, yang telah hampir 10 tahun mengalami keruntuhan, namun tak kunjung adanya perbaikan yang signifikan oleh pihak terkait.

Memasuki hari kedua lebaran, Kamis (6/6), di lokasi tersebut terjadi kemacetan panjang kendaraan roda empat dan roda dua hingga mengekor sepanjangan 2 kilometer.

Hal itu sebelumnya telah diprediksi pihak kepolisian setempat, karena jalan tersebut hanya tinggal setengah akibat terus tergerus air sungai. Penahan tebing yang dibuat sebelumnya juga tidak berfungsi sama sekali.

“Baru hari ini macet. Karena memang intensitas kendaraan sangat tinggi, terutama sepeda motor. Sementara jalan menyempit pada titik tersebut dan tidak bisa dilalui oleh dua mobil yang berpapasan,” ungkap warga Sungai Raya, Bachtiar kepada haluanriau.co, Kamis siang.

Dikatakan pria yang berprofesi sebagai pengacara itu, harusnya ada pengaturan terhadap jalan tersebut, apakah dari Dinas Perhubungan (Dishub) ataupun Polisi. Karena, menurutnya, untuk mobil harus dilakukan sistem buka tutup seperti pembangunan jalan rigit.

Diakuinya, sebelumnya para pemuda setempat telah melakukan pengaturan tersebut. Namun mereka kemudian diamankan oleh pihak Polres Inhu, karena dianggap melakukan pungutan liar, karena saat mengatur jalan mereka meminta sumbangan dari pengendara.

Setelah itu, tidak ada lagi pengaturan jalan yang dilakukan. Pada akhirnya, karena banyaknya volume kendaraan yang akan menuju Rengat, mengakibatkan kemacetan. Bahkan bisa memancing keributan antar pengendara.

Masyarakat berharap agar pembangunan jalan tersebut dapat segera terwujud, sehingga kendaraan menuju Tembilahan atau sebaliknya dapat kembali berjalan normal, dan ketakutan akan terjadinya kecelakaan lalulintas dapat berkurang.(eka/dod)

Comments

Berita Terbaru